ndezzndezz

 

Romaji

 

Namida no shiisoo geemu wa
Sou kitto watashi no make kamo ne
Ima waratteru tsumori demo
Mabuta jinto atsuku naru
Namida no shiisoo geemu wa
Sou saigo no kake datta no ni
Kono hoho ni nagareta mono wa
Tada no tsuyogari

 

Donna kanashii toki mo
Watashi no soba de
Sobietatsu ki no you ni
Sasaete kureta
Tsuyoi natsu no hizashi mo
Hageshii ame mo
Eda ga ryoute wo hiroge
Mamotte kureta

 

Chigau michi
Susumu koto
Kokoro no junbi shiteta kedo
Anata ni attara
Sayonara
Ienakatta

Watashi no itoshisa no hou ga
Sou sukoshi omokatta mitai ne
Mada nokotteru tomadoi ni
Mawari no keshiki ga nijimu

Watashi no itoshisa no hou ga
Sou saisho wa karukatta no ni
Kono mune ni sasatteta no wa
Kioku no kakera

Yagate kisetsu wa meguri
Happa mo ochite
Kaze ni furuete ite mo
Wasure wa shinai

 

Dekiru nara
Watashi kara
Senaka wo muke takatta kedo
Anata wo miokuri
Yukkuri
Aruki dasu wa

 

Namida no shiisoo geemu wa
Sou kitto watashi no make kamo ne
Ima waratteru tsumori demo
Mabuta jinto atsuku naru
Namida no shiisoo geemu wa
Sou saigo no kake datta no ni
Kono hoho ni nagareta mono wa
Tada no tsuyogari

 

Aa ai nante
Aa itsu datte
Dochira kara ka
Sono baransu
Waruku suru yo

 

Watashi no itoshisa no hou ga
Sou sukoshi omokatta mitai ne
Mada nokotteru tomadoi ni
Mawari no keshiki ga nijimu
Watashi no itoshisa no hou ga
Sou saisho wa karukatta no ni
Kono mune ni sasatteta no wa
Kioku no kakera

 

 

English

 

Yeah, I guess I’ve lost
This seesaw game of tears
Even now, when I think I’m smiling
My eyelids burn
Yeah, this seesaw game of tears
Was my last gamble
But it was pure pretense of being strong
That flowed down my cheek

 

No matter how sad I was
You were by my side
Supporting me
Like a towering tree
Through the strong summer sun
And driving rain
You held out your branches
And protected me

 

I had prepared myself
To go
Our separate ways
But I couldn’t say
Goodbye
When I saw you 

 

Yeah, it looks like
My love was slightly heavier
The confusion that still remains
Blurs the scenery around me
Yeah, my love
Was heavier in the beginning
But shards of memories
Were sticking into my heart

 

The season finally changes
And the leaves fall
Trembling in the wind
Won’t make me forget you

 

I wanted
To turn my back first
If I could
But I watch you leave
And slowly
Walk away

 

Yeah, I guess I’ve lost
This seesaw game of tears
Even now, when I think I’m smiling
My eyelids burn
Yeah, this seesaw game of tears
Was my last gamble
But it was pure pretense of being strong
That flowed down my cheek

 

Ah, one side
Ah, always
Upsets
The balance
Of love

 

Yeah, it looks like
My love was slightly heavier
The confusion that still remains
Blurs the scenery around me
Yeah, my love
Was heavier in the beginning
But shards of memories
Were sticking into my heart

 

href=”http://ndezzndezz.files.wordpress.com/2012/03/398495_178813622218715_112982028801875_234814_2135361287_n.jpg”>
Kimi no Koto ga Suki Dakara Romaji Lyric
[Tak/Sas] kimi ga shiawase dattara
[Kur/Mat] kono jikan ga tsuzuku you ni
[Fuj/Sat/Ota] zutto zutto zutto inotte iru yo
[Nak/Nit/Ish/Kom] kaze ni fukarete mo<a
[Oku/Kat/Mae/Kik/Sat] boku ga sono hana wo mamoru
[Tak/Sas/Mat] ai to wa henji wo
[Tak/Sas/Mat] motomenai koe sa
[Sat/Kur/Ota] ippou teki ni okuru mono
[Fuj/Kat/Nit] taiyou no shita
[Fuj/Kat/Nit] waratte
utae! odore!
jiyuu ni!
kimi no koto ga suki dakara
boku wa itsumo koko ni iru yo
hitogomi ni magirete
kizukanakute mo ii
kimi no koto ga suki dakara
kimi to aeta sono koto dake de
atatakai kimochi de
ippai ni naru
[Fuj/Nit/Ish] kimi ga nayanderu toki wa
[Fuj/Nit/Ish] tada damatte kiki nagara
[Fuj/Nit/Ish] ame wo yokeru kasa wo katamukeyou
[Nak/Kom/Sat] ochiru sono namida
[Nak/Kom/Sat] mienai yubi de nugutte…
[Sat/Oku/Ota] koi to wa shizuka ni
[Sat/Oku/Ota] hirogatteku hamon
[Kat/Mae/Kik] sono chuushin wa kimi nanda
[Tak/Kur/Sas/Mat] kanashimi nante
[Tak/Kur/Sas/Mat] makezu ni
yume no sora wo
miagete!
kimi no koto wo omou tabi
meguriaeta sono guuzen
jinsei de ikkai no
kiseki wo shinjiteru
kimi no koto wo omou tabi
boku wa kami ni kansha shiteru yo
furimuite kureru no wa
eien no saki
[Tak/Kur/Sas/Mat] kimi no koto ga suki dakara
[Tak/Kur/Sas/Mat] boku wa itsumo koko ni iru yo
[Fuj/Sat/Ota/Nit] hitogomi ni magirete
[Fuj/Sat/Ota/Nit] kizukanakute mo ii
kimi no koto ga suki dakara
kimi to aeta sono koto dake de
atatakai kimochi de
ippai ni naru
eien no saki

Because I Love You English Lyric
When you are happy
I would like the moment to last
Forever and ever and ever, I pray.
Even with this blowing wind,
I will guard that flower.
Love is a voice
That needs no answer
One sided existence
Under the sun
We’re Laughing,
Singing! Dancing!
Freely!
Because I love you
I will always be here
among the crowd
It’s OK even if you don’t notice me
Because I love you
Only by meeting you,
Warm feeling completely
filled my heart
When you are feeling down
in silence I’m listening
rainfall’s coming, let’s open the umbrella
Let the falling tears
Wiped and disappear…
My love is a silent.
ever expanding ripple of wave.
And you are the center of it.
Why so sad?
Don’t give up
Look up to
The sky of your dreams!
When I think of you,
The coincidence that brought me to meet you
For once in my life
I believe in miracle
When I think of you
I express my gratitude to God,
I turn around and see,
Eternity ahead of me.
Because I love you
I will always be here
among the crowd
It’s OK even if you don’t notice me
Because I love you
Only by meeting you,
Warm feeling completely
filled my heart
Eternity ahead of me

Karena Ku Suka Dirimu
Jika kamu bahagia..
Maka aku akan selalu selalu berdo’a selamanya..
Hingga kenangan itu berakhir..
Meski pun jika tertiup angin..
Aku akan melindungi bunga ini..
Cinta itu adalah suara..
Yang tidak memerlukan balasan..
Karena itu adalah sesuatu yang kamu berikan..
Di bawah terik matahari..
Senyumlah..
Bernyanyi! Menari! Sebebasnya!
Karena aku suka dirimu..
Aku akan selalu berada di sini..
Meskipun terhalang oleh keramaian..
Dan meski kau tak dapat melihatku..
Karena aku suka dirimu..
Hanya dengan bertemu denganmu.. Itu sudah mengisi hatiku..
Dengan perasaan yang hangat..
Ketika kamu dalam keadaan tertekan..
Aku hanya akan diam-diam mendengarkanmu..
Dan memegang payung untukmu agar terhindar dari hujan..
Dan menghapus air matamu..
Dengan jari yang tak dapat kamu lihat..
Cinta itu bagaikan riak air..
Yang menyebar secara diam diam..
Dengan kamu sebagai pusatnya..
Jangan menyerah..
Dalam kesedihan..
Lihatlah langit..
Yang penuh impianmu..
Setiap kali aku memikirkanmu..
Aku percaya bahwa kesempatan kita tuk bertemu kembali..
Adalah sebuah keajaiban..
Yang terjadi sekali seumur hidup..
Setiap kali aku memikirkanmu..
Aku bersyukur kepada
Tuhan..
Aku akan melihat dan menanti..
Keabadian di depanku..
Karena aku suka dirimu..
Aku akan selalu berada di sini..
Meskipun terhalang oleh keramaian..
Dan meski kau tak dapat melihatku..
Karena aku suka dirimu..
Hanya dengan bertemu denganmu.. Itu sudah mengisi hatiku..
Dengan perasaan yang hangat..
Keabadian di depanku..

BAB II
PEMBAHASAN

A. BENTUK OBAT
1. Obat Tablet
Tablet adalah sedian farmasi yang padat, berbentuk bundar dan pipih atau cembung rangkap.
Bentuk ini paling banyak beredar di Indonesia disebabkan karena bentuk “tablet” adalah bentuk obat yang praktis dan ekonomis dalam produksi, penyimpanan dan pemakaiannya. Pembuatan tablet ini selain diperlukan bahan obat juga diperlukan zat tambahan, yaitu :
– Zat pengisi untuk memperbesar volume tablet.
Misalnya : saccharum Lactis, Amylum Manihot, Calcii Phoshas, Calcii Carbonas dan zat lain yang cocok.
– Zat pengikat ; dimaksudkan agar tablet tidak pecah atau retak, dapat merekat.
Biasanya digunakan mucilage Gummi Arabici 10-20 % (panas), Solution Methylcelloeum 5 %
– Zat penghancur, dimaksudkan agar tablet dapat hancur dalam perut.
Biasanya digunakan : Amylum Manihot kering, Gelatinum, Agar- agar, Natrium Alginat
– Zat pelicin, Dimaksudkan agar tablet tidak lekat pada cetakan. Biasanya digunakan Talcum 5 %, Magnesii Streras, Acidum Strearicum

Pengertian lainnya yaitu merupakan sediaan padat kompak dibuat secara kempa cetak dalam bentuk tabung pipih atau sirkuler kedua permukaan rata atau cembung mengandung satu jenis obat atau lebih dengan atau tanpa bahan tambahan.
 Jenis –jenis tablet
a) Tablet Biasa
Yaitu tablet yang dicetak, tidak disalut diabsorpsi disaluran cerna dan pelepasan obatnya cepat untuk segera memberikan efek terapi. Contoh : tablet paracetamol.
b) Tablet Kompresi
Adalah tablet yang dibuat dengan sekali tekanan menjadi berbagai bentuk tablet dan ukuran, biasanya kedalam bahan obatnya diberi tambahan sejumlah bahan pembantu. Contohnya : Bodrexin.
c) Tablet Kompresi Ganda
Adalah tablet kompresi berlapis, dalam pembuatannya memerlukan lebih dari satu kali tekanan. Contohnya : Decolgen .

d) Tablet Trikurat
Tablet kempa atau cetak bentuk kecil umumnya silindris dan biasanya mengandung sejumlah kecil obat keras . Sudah jarang ditemukan.
e) Tablet Hipodermik
Tablet yang dibuat dari bahan yang mudah larut atau melarut sempurna dalam air. Dulu untuk membuat sediaan injeksi hipodermik, sekarang diberikan secara oral. Contoh: Atropin Sulfat

f) Tablet Sublingual
Dikehendaki efek cepat (tidak lewat hati). Digunakan dengan meletakkan tablet di bawah lidah.
Contoh: Tablet Isosorbit dinitrat, Nitroglicerin.
g) Tablet Bukal
Tablet yang digunakan dengan meletakkan di antara pipi dan gusi. Contoh : Progesteron
h) Tablet Efervescen
Yaitu tablet berbuih dilakukan dengan cara kompresi granulasi yang mengandung garam-garam effer adalah bahan bahan lain yang mampu melepaskan gas ketika bercampur dengan air. Harus dikemas dalam wadah tertutup rapat atau kemasan tahan lembab. Pada etiket tertulis “tidak untuk langsung ditelan”. Contohnya: CDR.
i) Tablet Diwarnai Coklat
Tablet ini menggunakan coklat untuk menyalut dan mewarnai tablet, misalnya dengan menggunakan oksida besi yang dipakai sebagai warna tiruan coklat.
j) Tablet Kunyah
Tablet yamg cara penggunaannya dikunyah. Meninggalkan sisa rasa enak di rongga mulut, mudah ditelan, tidak meninggalkan rasa pahit, atau tidak enak. biasa digunakan untuk tablet anak atau pada beberapa multivitamin. Contohnya: Fitkom, Antasida
k) Tablet Salut Gula
Ini merupakan tablet tablet kempa yang terdiri dari penyalut gula. Tujuan penyalutan ini adalah untuk melindungi obat dari udara dan kelembapan serta member rasa atau untuk menghindarkan gangguan dalam pemakaiannya akibat rasa atau bau bahan obat. Contohnya : Pahezon, Arcalion .
l) Tablet Salut Selaput
Tablet ini disalut dengan selaput yang tipis yang akan larut atau hancur di daerah lambung usus. Contohnya : Fitogen.
m) Tablet Hisap
Digunakan untuk pengobatan local disekitar mulut. Contohnya : Ester C, Biovision Kids

n) Tablet Salut Enteric
Tablet yang disalut dengan lapisan yang tidak atau hancur dilambung tapi di usus. contoh : Voltaren 50 mg, Enzymfort

 Kelebihan dan Kekurangan Tablet
a. Kelebihan
• Lebih mudah disimpan
• Memiliki usia pakai yang lebih panjang dibanding obat bentuk lainnya
• Bentuk obatnya lebih praktis
• Konsentrasi yang bervariasi.
• Dapat dibuat tablet kunyah dengan bahan mentol dan gliserin yang dapat larut dan rasa yang enak, dimana dapat diminum, atau memisah dimulut.
• Untuk anak-anak dan orang-orang secara kejiwaan, tidak mungkin menelan tablet, maka tablet tersebut dapat ditambahkan penghancur, dan pembasah dengan air lebih dahulu untuk pengolahannya.
• Tablet oral mungkin mudah digunakan untuk pengobatan tersendiri dengan bantuan segelas air.
• Tablet paling mudah ditelan serta paling kecil kemungkinan tertinggal ditenggorokan, terutama bila tersalut yang memungkinkan pecah/hancurnya tablet tidak segera terjadi.
• Tablet merupakan bentuk sediaan yang ongkos pembuatannya paling rendah.
• Tablet merupakan bentuk sediaan yang utuh dan menawarkan kemampuan yang terbaik dari semua bentuk sediaan oral untuk ketepatan ukuran serta variabilitas kandungan yang paling lemah.
• Secara umum, bentuk pengobatan dangan menggunakan tablet lebih disukai karena bersih, praktis dan efisien.
• Sifat alamiah dari tablet yaitu tidak dapat dipisahkan, kualitas bagus dan dapat dibawa kemana-mana, bentuknya kompak, fleksibel dan mudah pemberiannya.
• Tablet tidak mengandung alcohol
• Tablet dapat dibuat dalam berbagai dosis.
b. Kekurangan :
• Warnanya cenderung memberikan bahaya.
• Tablet dan semua obat harus disimpan diluar jangkauan anak-anak untuk menjaga kesalahan karena menurut mereka tablet tersebut adalah permen.
• Orang yang sukar menelan atau meminum obat.
• Keinginan konsumen beda dengan yang kita buat/produk.
• Beberapa obat tidak dapat dikepek menjadi padat dan kompak.

2. Obat Kapsul
Kapsul menjadi salah satu sediaan farmasi yang diproduksi oleh industri maupun apotek. Kapsul didefinisikan sebagai sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut. Cangkang dapat dibuat dari pati, gelatin, atau bahan lainnya yang sesuai.
Kapsul telah digunakan sejak abad 19. Salah satu masalah farmasis yang muncul pada abad 19 adalah rasa dan bau yang tidak enak dari obat herbal, sediaan dan pelayanan yang kurang baik bagi pasien. Banyak sediaan baru diciptakan agar obat lebih enak dikonsumsi. Sediaan yang paling diminati adalah kapsul gelatin. Kapsul gelatin pertama kali di patenkan oleh F.A.B .Mothes , mahasiswa dan Dublanc, seorang farmasis . Paten mereka diperoleh pada tahun 1834, meliputi metode untuk memproduksi kapsul gelatin yang terdiri dari satu bagian , berbentuk lonjong, ditutup dengan setetes larutan pekat gelatin panas sesudah diisi. Penggunaan kapsul gelatin ini menyebar bahkan diproduksi oleh banyak Negara di eropa dan amerika.
Kapsul gelatin memiliki banyak keunggulan dibanding sediaan obat lainnya. Kapsul gelatin tidak berbau, tidak berasa dan mudah digunakan karena saat terbasahinya oleh air liur akan segera diikuti daya bengkak dan daya larut airnya. Pengisian ke dalam kapsul disarankan untuk obat yang memiliki rasa yang tidak enak atau bau yang tidak enak. Kapsul yang dimpan dalam lingkungan yang kering menunjukkan dayha tahan dan kemantapan penyimpanan yang baik dan dengan teknologi modern, pembuatannya lebih mudah dan cepat serta ketepatan dosis lebih tinggi daripada tablet. Cara pengisian kapsul juga tidak perlu memperhitungkan adanya perubahan sifat material asalnya dan pelepasan zat aktifnya.
Selain gelatin, cangkang kapsul juga dapat dibuat dari pati dan tepung gandum dan digunakan untuk mewadahi bahan obat berbentuk serbuk. Kapsul pati ini, memiliki silinder tertutup satu muka atau mangkuk kecil (garis tengah 15-25 mm dan tinggi 10 mm). Walaupun tercantum dalam farmakope, tapi peranannya sampai saat ini tidak ada.

 Kelebihan dan Kekurangan Kapsul
 Kelebihan kapsul
1. Cukup stabil dalam penyimpanan dan transportasi
2. Dapat menutupi rasa dan bau yang tidak enak
3. Tepat untuk obat yang teroksidasi dan mempunyai bau dan rasa yang tidak enak
4. Bentuk kapsul mudah ditelan dibanding bentuk tablet
5. Bentuknya lebih praktis dan menarik.
6. Bahan obat dapat cepat hancur dan larut di dalam perut sehingga dapat segera diabsorpsi
7. Menghindari kontak langsung dengan udara dan sinar matahari
8. Dokter dapat mengkombinasikan beberapa macam obat dan dosis yang berbeda-beda sesuai kebutuhan pasien.
9. Kapsul dapat diisi dengan cepat karena tidak memerlukan bahan tambahan/pembantu seperti pada pembuatan pil dan tablet.
 Kekurangan :
1. Tidak dapat digunakan untuk zat-zat yang mudah menguap karena pori-pori kapsul tidak dapat menahan penguapan.
2. Tidak dapat digunakan untuk zat-zat yang higroskopis (menyerap lembab).
3. Tidak dapat digunakan untuk zat-zat yang dapat bereaksi dengan cangkang kapsul.
4. Tidak dapat diberikan untuk balita.
5. Tidak bisa dibagi-bagi.

3. Obat Kaplet
Kaplet (kapsul tablet) adalah bentuk tablet yang dibungkus dengan lapisan gula dan biasanya diberi zat warna yang menarik.

Bentuk dragee ini selain supaya bentuk tablet lebih menarik juga untuk melindungi obat dari pengaruh kelembapan udara atau untuk melindungi obat dari keasaman lambung. Kaplet pun merupakan sedian padat kompak dibuat secara kempa cetak, bentuknya oval seperti kapsul.
 Kelebihan dan Kekurangan Kaplet
 Kelebihan :
a. Bentuk tablet lebih menarik
b. Kaplet mungkin mudah digunakan untuk pengobatan tersendiri dengan bantuan segelas air.
 Kekurangan :
a. Kaplet dan semua obat harus disimpan diluar jangkauan anak-anak untuk menjaga kesalahan karena menurut mereka kaplet tersebut adalah permen.
b. Orang yang sukar menelan atau meminum obat.

4. Obat Cair
Merupakan sedian cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang dapat larut, biasanya dilarutkan dalam air, yang karena bahan-bahannya,cara peracikan, atau penggunaannya,tidak dimasukan dalam golongan produk lainnya. Cara penggunaannya yaitu larutan oral (diminum) dan larutan topical.
Formula obat berbentuk cair tidak hanya mudah ditelan tapi juga bisa diberi tambahan rasa. Kebanyakan formula obat untuk anak dibuat dalam bentuk ini. Beberapa jenis suplemen (seperti vitamin E) juga dibuat dalam bentuk cair agar lebih mudah dipakai di kulit. Tetes mata atau obat batuk merupakan jenis lain dari obat bentuk cair.
a. Emulsi
Merupakan sediaan berupa campuran dari dua fase cairan dalam sistem dispersi, fase cairan yang satu terdispersi sangat halus dan merata dalam fase cairan lainnya, umumnya distabilkan oleh zat pengemulsi.
b. Guttae (Obat Tetes)
Merupakan sediaan cairan berupa larutan, emulsi, atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes beku yang disebutkan Farmacope Indonesia. Sediaan obat tetes dapat berupa antara lain: Guttae (obat dalam), Guttae Oris (tets mulut), Guttae Auriculares (tetes telinga), Guttae Nasales (tetes hidung), Guttae Ophtalmicae (tetes mata).
c. Suspensi
Merupakan sediaan cair yang mengandung partikel padat tidak larut terdispersi dalam fase cair. Macam suspensi antara lain: suspensi oral (juga termasuk susu/magma), suspensi topikal (penggunaan pada kulit), suspensi tetes telinga (telinga bagian luar), suspensi optalmik, suspensi sirup kering.
d. Injectiones (Injeksi)
Merupakan sediaan steril berupa larutan, emulsi atau suspensi atau serbuk yang harus dilarutkan atau disuspensikan lebih dahulu sebelum digunakan, yang disuntikkan dengan cara merobek jaringan ke dalam kulit atau melalui kulit atau selaput lendir. Tujuannya yaitu kerja obat cepat serta dapat diberikan pada pasien yang tidak dapat menerima pengobatan melalui mulut.

 Kelebihan dan Kekurangan Obat Cair
 Kelebihan
1. bentuk obat ini juga lebih mudah diserap di dalam saluran pencernaan
2. mudah ditelan
3. Kerja obat lebih cepat
4. Penyerapan obat hampir sempurna
5. Bioavailabilitas tinggi
6. Mudah bercampur dengan cairan biologis (getah lambung saluran cerna)
7. Merupakan campuran homogen.
8. Dosis dapat diubah-ubah dalam pembuatan.
9. Kerja awal obat lebih cepat karena obat cepat diabsorpsi.
10. Mudah diberi pemanis, bau-bauan dan warna dan hal ini cocok untuk pemberian obat pada anak-anak.
11. Untuk pemakaian luar, bentuk larutan mudah digunakan.

 Kekurangan :
1. Stabilitas larutan kurang dibanding sediaan padat, contoh vitamin C
2. Kurang dapat menutupi rasa obat tidak enak, contoh garam ferro
3. Merepotkan penderita, karena harus menyiapkan sendok
4. Relatif lebih mahal daripada sediaan padat

B. FARMAKOKINETIK OBAT
Farmakokinetika ialah cabang farmakologi yang meneliti pengaruh sel hidup terhadap obat-obat, dilihat dari aspek penyerepan, biotrtansfarmasi dan eksresi.
Suatu obat yang diminum per oral akan melalui tiga fase
• Fase Farmasetik ( disolusi )
• Fase Farmakokinetik
• Fase Farmakodinamik
Dalam fase farmasetik obat berubah menjadi larutan sehingga dapat menembus membrane biologis.
Fase farmakokinetik terdiri atas empat proses :
1. Absorpsi
2. Distribusi
3. Metabolism ( biotransformasi )
4. Eksresi ( eliminasi )

1. Absorbsi
Absorpsi adalah pegerakan partikel- partikel obat dari saluran gastro intestinal ke dalam cairan tubuh melalui absorpsi pasif, absorpsi aktif atau pinositosis.
Kebanyakan obat oral diabsorpsi di usus halus melalui kerja permukaan vilimukosa yang luas.
• Absorpsi pasif umumnya terdiri melalui difusi ( pergerakan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendahnya ).
• Sedangkan absorpsi aktif membutuhkan karier ( pembawa ) untuk bergerak melawan perbedaan konsentrasi.
• Sedangkan Pinositosis berarti membawa obat menembus membran dengan proses menelan.
Absorpsi obat dipengaruhi oleh :
– Aliran darah
– Rasa nyeri
– Stress
– Kelaparan
– Makanan dan pH

a. Tablet
Obat tablet akan mengalami 3 proses yaitu:
• Disintegrasi yaitu proses pemecahan tablet atau pil menjadi partikel- partikel yang lebih kecil
• Disolusi yaitu proses melarutnya partikel- partikel kecil dalam cairan gastrointestinal untuk di absorpsi
• absorbsi adalah pegerakan partikel- partikel obat dari saluran gastro intestinal ke dalam cairan tubuh
b. Kapsul
Bahan obat ini dapat cepat hancur dan larut didalam perut sehingga dapat segera di absorpsi.
c. Kaplet
Kaplet sendiri proses absorbsinya sama dengan obat yang berbentuk tablet, yaitu mengalami 3 proses yaitu:
• Disintegrasi yaitu proses pemecahan tablet atau pil menjadi partikel- partikel yang lebih kecil
• Disolusi yaitu proses melarutnya partikel- partikel kecil dalam cairan gastrointestinal untuk di absorpsi
• absorbsi adalah pegerakan partikel- partikel obat dari saluran gastro intestinal ke dalam cairan tubuh
d. Cair
Bentuk obat ini juga lebih mudah diserap didalam saluran pencernaan atau lebih mudah diabsorbsi karena obat dalam bentuk cair tidak mengalami proses pemecahan terlebih dahulu.

Jadi bias disimpulkan yang mengalami absorbs lebih cepat adalah obat yang berbentuk cair.

2. Distribusi
Distribusi adalah proses dimana obat menjadi berada dalam cairan tubuh dan jaringan. Distribusi obat dipengaruhi oleh aliran darah, afinitas ( kekuatan penggabungan ) terhadap jaringan dan efek pengikat dengan protein.
Salah satu contoh obat yang berkaitan tinggi dengan protein adalah diazepam ( Valium ) yaitu 98 % berkaitan dengan protein, sedangkan aspirin berkaitan dengan protein sedang yaitu 49 %.

3. Metabolisme atau biotransformasi.
Hati merupakan tempat utama untuk metabolisme. Kebanyakan obat diinaktifkan oleh enzim- enzim hati diubah atau ditransformasikan oleh enzim- enzim hati menjadi metabolit inaktif atau zat yang larut dalam air untuk dieksresikan.
Penyakit- penyakit hati seperti sirosis dan hepatitis mempengaruhi metabolisme obat.
Metabolisme obat dan eliminasi mempengaruhi waktu paruh obat, contohnya pada kelainan fungsi hati atau ginjal pada waktu obat menjadi lebih panjang dan lebih sedikit obat dimetabolisme dan dieliminasi.

4. Eksresi
Rute utama dari eliminasi obat adalah melalui ginjal, rute- rute lain meliputi empedu, fases, paru- paru, saliva, keringat dan air susu ibu.
Obat dikeluarkan dari tubuh melalui berbagai organ ekskresi dalam bentuk metabolit hasil biotransformasi atau dalam bentuk asalnya. Obat atau metabolit polar lebih cepat diekskresi daripada obat larut lemak, kecuali yang melalui paru. Ginjal merupakan organ ekskresi yang terpenting dan ekskresi disini resultante dari 3 proses, yaitu filtrasi di glomerulus, sekresi aktif di tubuli proksimal, dan reabsorpsi pasif di tubuli proksimal dan distal.

C. FARMAKODINAMIK
Ialah ilmu yang mempelajari kerja obat, efek obat terhadap fungsi berbagai organ dan pengaruh obat terhadap reaksi biokimia dan struktur organ. Artinya pengaruh obat terhadap sel hidup. (Moh. Anief, ilmu farmasi)

 Mula, Puncak dan Lama Kerja
• Mula kerja dimulai pada waktu obat memasuki plasma dan berakhir sampai mencapai konsentrasi efektif minum ( MEC = minimum effective concentration ).
• Puncak kerja terjadi pada saat obat mencapai konsentrasi tertinggi dalam darah atau plasma.
• Lama kerja adalah lamanya obat mempunyai efek farmakologis.

Posted on: Juni 29, 2011

BAB II
SEJARAH OPEN SOURCE

A. Sejarah
Open source adalah istilah untuk software yang kode programnya disediakan oleh pengembangnya untuk umum agar dapat dipelajari cara kerjanya, diubah atau dikembangkan lebih lanjut, dan disebarluaskan. Jika pembuat program melarang orang lain untuk mengubah dan atau menyebarluaskan program buatannya, maka program itu bukan open source, meskipun tersedia kode programnya.
Open source merupakan salah satu syarat free software. Free software pasti open source software, namun open source software belum tentu free software. Contoh free software adalah Linux. Contoh open source software adalah FreeBSD. Linux yang berlisensi free software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak free software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi open source software dapat diubah menjadi tidak open source. FreeBSD (open source) merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX (tidak open source). [You must be registered and logged in to see this link.] memuat jenis-jenis lisensi open source.
Mulai tahun 1994-1995, server-server di ITB mulai menggunakan FreeBSD sebagai sistem operasinya. FreeBSD merupakan sistem operasi open source dan tangguh untuk keamanan jaringan maupun server. Tetapi kemudian para administrator jaringan di Computer Network Research Group (CNRG) ITB lebih menyukai laptop Mac dengan sistem operasi Mac OS X yang berbasis BSD daripada sistem operasi lain
Istilah open source (kode program terbuka) sendiri baru dipopulerkan tahun 1998. Namun, sejarah peranti lunak open source sendiri bisa ditarik jauh ke belakang semenjak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Berkeley, Carnegie Mellon, and MIT pada tahun 1960-an dan 1970-an.
Awalnya tumbuh dari suatu komunitas pemrogram yang berjumlah kecil namun sangat erat dimana mereka biasa bertukar kode program, dan tiap orang bisa memodifikasi program yang dibuat orang lain sesuai dengan kepentingannya. Hasil modifikasinya juga mereka sebarkan ke komunitas tersebut.
Perkembangan di atas antara lain dipelopori oleh Richard Stallman dan kawan-kawannya yang mengembangkan banyak aplikasi di komputer DEC PDP-10. Awal tahun 1980-an komunitas hacker di MIT dan universitas-universitas lain tersebut bubar karena DEC menghentikan PDP-10. Akibatnya banyak aplikasi yang dikembangkan di PDP-10 menjadi banyak yang kadaluarsa. Pengganti PDP-10, seperti VAX dan 68020, memiliki sistem operasi sendiri, dan tidak ada satupun piranti lunak bebas. Pengguna harus menanda-tangani nondisclosure agreement untuk bisa mendapatkan aplikasi yang bisa dijalankan di sistem-sistem operasi ini.

B. Perbandingan Open Source dengan Software lain
1. Close Software
Tidak diperkenankan dengan alasan apapun untuk menggunakan software dalam kategori ini tanpa adanya kepemilikan dengan syah dalam arti 100% asli. Anda harus mengeluarkan “kocek” agar dapat menggunakan software ini dengan aman dan nyaman, jika melanggar bisa jadi komputer Anda akan di”amankan” oleh petugas yang berwenang.
Tidak dipungkiri, di beberapa negara termasuk Indonesia lebih dari 60% masih menggunakan produk “bajakan”. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, dan faktor utamanya disebabkan tingginya harga software tersebut. Tidak sebanding dengan kemampuan daya beli masyarakat Indonesia yang masih minim.
Software dalam kategori ini dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian :
1. Operating System (Sistem Operasi), contoh : Microsoft Windows
2. Languages (Bahasa Pemrograman), contoh : Visual Basic, ASP, Pascal
3. Web Browser, contoh : Internet Explorer
4. Aplication (Aplikasi), contoh : Adobe Photoshop, CorelDraw
5. Office Suites (Aplikasi perkantoran), contoh : Microsoft Office
6. Server Aplication (Server), contoh : ColdFusion, IIS
7. Antivirus, contoh : Norton Antivirus, McAfee
8. Games, contoh : FIFA 2006, Winning Eleven, Spiderman

• perbedaan open source dan close source
Open source berarti source atau sumber pembangun suatu aplikasi bisa kita download dan memodifikasinya berbeda dengan close source,
misalnya, Operatis System Linux bersifat open source, maka anda dapat mendownload/ melihat seluruh file sumber atau source pembangun operating system Linux dan anda dapat memodifikasinya menjadi Linux anda sendiri, sehingga di Linux banyak variannya misalnya Redhat, Debian, Slackware dan lain-lain.
Berbeda dengan Operating System Windows yang close source, anda tidak dapat melihat atau mendownload sumber pembangun Windows anda hanya dapat menikmatinya saja.

2. Share Software
Ketika browsing di Internet mendapati sebuah software dalam kategori Freeware . Kita memang bisa mendownload dan menggunakan software tersebut, namun hanya dalam batas tertentu misalnya 15 hari penggunaan dan setelah lewat dari itu akan terproteksi secara otomatis. Kita tidak bisa menggunakan kembali sebelum memasukkan kode registrasi, jika gagal memasukkan kodenya siap-siap untuk “gigit jari” . Barangkali ada pemikiran, di-uninstall saja kemudian di-install kembali.
Kita tidak mungkin bisa melakukan hal itu karena ketika menginstall pertama kali akan ter-registrasi pada operating system. Kecuali kalau bisa “bermain-main” dengan masalah registrasi tentu bisa “diakali”.
Umumnya, software dalam kategori ini diperuntukkan bagi mereka yang ingin mencoba software tersebut dalam beberapa hari. Jika tertarik, maka akan di-link (dihubungkan) ke vendor-nya.

3. Free Software
Free software dikenal juga sebagai Freed Software, Liberated Software (software libre) atau FRS (freely redistributably software). Kata “FREE” disini bukan berarti bebas tanpa aturan untuk menyalin, memodifikasi, dan mendistribusikan namun semua itu ada aturan dan syaratnya yang harus dipatuhi oleh pengembang dan penggunanya. Persyaratan tersebut tertuang dalam lisensi yang digunakan oleh Free Software. Jadi bukan berarti Free Software tidak berlisensi. Pada akhirnya timbul kesalahpahaman bahwa layanan yang diberikan dengan menggunakan Free Software itu tidak boleh dikomersilkan alias harus selalu gratis. Ini yang sering menyebabkan pengadopsian Free Software dalam suatu model bisnis yang dapat diterima menjadi sulit. Sebagai contoh rekan-rekan yang menjual CDROM berisi GNU/Linux GPL dianggap juga membajak dan tidak etis (padahal yang dilakukan adalah menjual layanan penyalinan dan menjual media CDROM tersebut).
Beberapa contoh software dalam kelompok ini adalah :
1. Operating System (Sistem Operasi) : Linux atau GNU/Linux, FreeBSD, dan GNUBSD
2. Languages (bahasa Pemrograman) : GNU C/C++, Perl, Phyton, dan Tcl
3. Windowing System (System Window) : The X Window System dan Xfree86
4. Web Browser : Mozilla FireFox, Opera, dan Netscape Navigator
5. Desktop : GNOME, KDE, dan GNU Step Xfee
6. Aplication (Aplikasi) : ABIWord dan GNU Image Manipulation Program (GIMP)
7. Office Suites (Aplikasi Perkantoran) : Open Office dan Koffice
8. Server : Samba, Apache, PhP, Zope, MySql, dan Postgre SQL

4. Open Source
Ada kesamaan antara free software dan open source. Keduanya bisa digunakan secara gratis dan untuk mendapatkannya sangat mudah. Dibandingkan dengan free software, open source lebih populer dan dapat diterima oleh masyarakat. Istilah Open Source sendiri lebih aman dan netral dalam konteks bahasa Indonesia. Bahkan secara politik lebih tepat, sepertinya terdengar sejajar dengan istilah era keterbukaan yang sedang ke arah pencapaian good governance. Dengan kata lain memperkenalkan konsep perangkat lunak merdeka dengan terminologi Open Source akan lebih mudah dilirik ketimbang menggunakan istilah Free Software.
Banyak aplikasi yang saat ini berlabel Open Source, sehingga kita tidak takut lagi untuk menggunakannya.

C. Kelebihan dan Kekurangan Open Source
 Kelebihan Menggunakan Open Source :
1. Adanya hak untuk mendistribusikan modifikasi dan perbaikan pada code.
2. Tidak disandera vendor
Open Source menggunakan format data terbuka, sehingga data menjadi transparan dan bisa dengan bebas diproses di dalam sistem komputer yang berbeda-beda, sambil tetap menjaga keamanannya. Dengan demikian, konsumen tidak lagi terikat pada kemauan vendor untukn dapat menggunakan data-datanya.
3. Ketersediaan source code dan hak umtuk memodifikasi
4. Kesalahan (bugs,error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
Hal ini dikarenakan jumlah developer-nya sangat banyak dan tidak dibatasi. Visual inspectionnya (eye-bolling) merupakan salah satu metodologi pencarian nugs yang paling efektif. Selain itu, source code tersedia membuat setiap orang dapat mengusulkan perbaikan tanpa harus menunggu dari vendor.
5. Banyaknya tenaga (SDM) untuk mengerjakan proyek
Proyek open source biasanya menarik banyak developer, misalnya pengembangan web server Apache menarik ribuan orang untuk ikut mengembangkan dan mamantau.
6. Lebih Aman
Sifatnya yang terbuka membuat produk open source dapat dievaluasi oleh siapapun. Secara umum, open source memiliki potensi untuk lebih aman meskipun dia tidak terkendali secra otomatis. Namun, hal ini dapat tercapai jika security by obscurity bukan tujuan utamanya.
7. Kualitas produk lebih terjamin
Hal ini dikarenakan evaluasi dapat dilakukan oleh banyak orang, sehingga kualitas produk dapat lebih baik. Namun, hal ini hanya berlaku untuk produk open source yang ramai dikembangkan orang.Tidak selamanya open source dikembangkan oleh orang banyak, karena bisa juga dilakukan oleh individu.
8. Tidak mengulangi development
Pengulangan merupakan pemborosan. Adanya source code yang terbuka membuka jalan bagi seseorang untuk melihat solusi-solusi yang permah dikerjakan oleh orang lain. Namun, pada kenyataannya tetap banyak pengulangan.
9. Hemat biaya. Sebagian besar developer ini tidak dibayar/digaji
Dengan demikian, biaya dapat dihemat dan digunakan untuk oengeluaran yang tidak dapat ditunda,misal membeli server untuk hosting web.
10. Mencegahsoftware privacy yang melanggar hukum.
11. User dapat memodifikasi dan mengunci agar hanya kalangan terbatas yang dapat membaca code dan memodifikasinya.
12. User dapat membuat salinan tak terbaca kode dan memodifikasinya, menjual atau memberikan bebas hasil lisensi.

 Kekurangan Menggunakan Open Source :
1. Open source digunakan secara sharing dapat menimbulkan resiko kurangnya diferensiasi antara satu software dengan software yang lainnya, apabila kebetulan menggunakan beberapa Open Source yang sama.
2. Kurangnya SDM yang dapat memanfaatkan open source
Ketersediaan source code yang diberikan dapat menjadi sia-sia, jika SDM yang ada tidak dapat menggunakannya.SDM yang hanya mampu menggunakan produk saja. Jika demikian maka tidak ada bedanya produk open source dengan yang propertary dan tertutup.
3. Tidak adanya proteksi terhadap HAKI
Kebanyakan orang masih menganggap bahwa open source merupakan aset yang harus dijaga kerahsiaannya. Hal ini dikaitkan dengan besarnya usaha yang sduah dikeluarkan untuk mebuat produk tersebut. KArena sifatnya dapat diabuse oleh orang-orang untuk mencuri ide dan karya orang lain.
4. Limitasi modifikasi oleh orang-orang tertentu yang membuat atau memodifikasi sebelumnya.
5. Kesulitan dalam mengetahui status project
6. Tidak ada garansi dari pengembangangnya.

BAB III
OPEN SOURCE

A. Pengertian Open Source
Seperti telah dijelaskan di awal, free software dan open source terdapat kesamaan dan memang munculnya software open source sebagai sebuah jawaban atas “kebingungan” kata FREE dari bahasa Inggris. Sebenarnya, Open Source merupakan nama pemasaran (marketing name) untuk free software yang diperkenalkan pada Februari 1998. Open Source mengacu pada fakta bahwa “source code (kode sumber)” dari Free Software adalah terbuka bagi dunia untuk mengambil dan memanfaatkannya sehingga dapat dimodifikasi untuk digunakan kembali (modify and to reuse).
Open source adalah pengembangan metode Suatu perangkat lunak yang didistribusikan memanfaatkan kekuatan per review dan transparansi proses. Janji open source adalah kualitas yang lebih baik, keandalan yang lebih tinggi, lebih fleksibel, biaya rendah, dan mengakhiri predatory vendor lock-in.
Open source software adalah istilah yang digunakan untuk software yang membuka/membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software tersebut. Dan yang menarik dan salah satu keunggulannya adalah bahwa Open source software dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar lisensi. Biasanya orang mendapatkan software ini dari internet. Salah satu open source software yang terkenal yaitu Linux.
Sebenarnya Open Source tidak hanya bersifat sumber kode yang terbuka. Menurut Opensource.Org, ada kriteria suatu sistem dianggap sebagai Open Source atau yang dikenal dengan Open Source Initiative (OSI). Jadi tidak semua sumber dianggap sebagai Open Source. Tujuan dari Open Source untuk bebas dari kekayaan hak tertentu terutama dari paten. Selain itu tujuan yang lain demi kesejahteraan umat manusia yang dicapai secara kolaborasi.
Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak. Anggota dari komunitas ini bersifat sukarela tetapi bisa juga pegawai suatu perusahaan yang dibayar untuk mengembangkan sistem Open Source tersebut. karena dikembangkan oleh komunitas biasanya produk Open Source yang dihasilkan ini biasanya bersifat bebas dengan tetap menganut kaidah dan etika tertentu.Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak.
Biasanya program opensource dibuat oleh para programmer yang bukan berasal dari kalangan komersil, bisa dari siswa, mahasiswa, dosen, yayasan, atau perusahaan yang melakukan penelitian, yang tidak menutup kemungkinan buah karyanya kemudian dilisensikan. Kehadiran opensource banyak membantu terutama bagi mereka yang keberatan untuk membeli mahalnya program-program yang berlisensi.

B. Aturan Open Source
Jangan kaget jika menjumpai beberapa software yang bersifat free maupun open source di beberapa agen penjualan CD Software. Memang, pada dasarnya software tersebut adalah free alias gratis namun terlepas dari semua itu perlu melihat faktor-faktor adanya fenomena tersebut. Meskipun bersifat free atau open, ada beberapa aturan yang harus ditaati dalam menggunakan dan mendistribusikan software tersebut.
1. Pendistribusian Ulang Secara Cuma-Cuma
Lisensi tersebut tidak akan menghalangi pihak manapun dalam menjual atau memberikan software tersebut sebagai sebuah komponen dari suatu distribusi agregat software yang mencakup program-program dari beberapa sumber yang berbeda. Lisensi itu juga tidak memerlukan sebuah royalti atau biaya lain untuk penjualan tertentu.
2. Kode Sumber
Program tersebut harus meliputi kode sumber dan mengijinkan distribusi dalam bentuk kode sumber maupun bentuk jadi. Jika bentuk dari suatu produk tidak didistribusikan dengan kode sumber, sebuah sarana publikasi yang baik harus disediakan untuk memperoleh kode sumber tersebut dengan biaya reproduksi yang masuk akal, atau memindahkan dari internet tanpa biaya. Kode sumber tersebut harus dalam bentuk-bentuk yang diinginkan sehingga programmer dapat memodifikasi program itu. Kode sumber yang disengaja dibuat untuk memperdaya tidak diijinkan. Bentuk-bentuk lanjutan seperti keluaran dari sebuah processor atau translator tidak diijinkan.
3. Karya-karya Bentukan
Lisensi tersebut harus memperbolehkan, karya-karya modifikasi atau bentukan, dan mengijinkannya untuk didistribusikan dalam bentuk yang ama seperti lisensi software asalnya.
4. Integritas Pencipta Kode Sumber
Lisensi tersebut dapat membatasi pendistribusian kode sumber dalam bentuk modifikasi hanya jika lisensi itu mengijinkan pendistribusian dalam bentuk “patch files” (potongan; menempel; tidak seluruhnya) dengan kode sumber dengan tujuan memodifikasi program tersebut pada masa pembuatan. Lisensi itu secara tertulis/tersurat harus memperbolehkan pendistribusian software yang dibuat dari modifikasi kode sumber. Lisensi tersebut mungkin memerlukan pekerjaan-pekerjaan bentukan untuk membawa nama atau versi yang berbeda dari software asal.
5. Tidak Adanya Diskriminasi Terhadap Individu Atau Kelompok
Lisensi tersebut tidak diperbolehkan menciptakan diskriminasi terhadap orang secara personal atau perkelompok.
6. Tidak Adanya Diskriminasi Terhadap Bidang-bidang Pemberdayaan
Lisensi tersebut tidak boleh membatasi seseorang dari menggunakan program itu dalam suatu bidang pemberdayaan tertentu. Sebagai contoh, tidak ada pembatasan program tersebut terhadap penggunaan dalam bidang bisnis, atau terhadap pemanfaatan dalam bidang riset genetik.

7. Pendistibusian lisensi
Hak-hak yang dicantumkan pada program tersebut harus dapat diterapkan pada semua yang menerima tanpa perlu dikeluarkannya lisensi tambahan oleh pihak-pihak tersebut.
8. Lisensi Tersebut Tidak Diperbolehkan Bersifat Spesifik Terhadap Suatu Produk
Hak-hak yang tercantum pada program tidak boleh tergantung pada keadaan program yang merupakan bagian dari suatu distribusi software tertentu. Jika program disarikan dari distribusi tersebut dan digunakan atau didistribusikan di dalam bentuk-bentuk lisensi program itu, semua pihak yang menerima harus memiliki hak yang sama seperti mereka yang dijamin dalam hubungan dengan pendistribusian software asal.
9. Lisensi Tersebut Tidak Diperbolehkan Membatasi Software Lain
Lisensi itu tidak boleh menempatkan pembatas bagi software lain. Sebagai contoh, lisensi itu tidak boleh memaksakan bahwa program lain yang didistribusikan pada media yang sama harus bersifat open source.
10. Lisensi Harus Menjadi Teknologi Sentral
Tidak ada ketetapan terhadap lisensi yang mungkin mengarah ke siapapun atau teknologi alat penghubung.

C. Karakteristik Open Source
Open Source memiliki karakteristik sebagai berikut :
1. Ketersediaan source code dan hak untuk memodifikasi
Ini merupakan hal yang penting. Hal ini menyebakan perubahan dan improvisasi pada produk software. Selain itu, hal ini memunculkan kemungkinan untuk meletakan code pada hardware baru, agar dapat diadaptasi pada situasi yang berubah-ubah, dan menjangkau pemahaman bagimana sistem itu bekerja secara detail.
2. Hak Untuk Mendistribusikan modifikasi dan perbaikan pada code
Hal ini merupakan titik perbedaan open source software dengan free software. Pada kenyataannya hak pendistribusian diakui dan merupakan hal yang umum, ini adlah hal yang berpengaruh bagi sekumpulan developer (pengembang) untuk bekerja bersama dalam project Open Source Software.
3. Hak Untuk Menggunakan Software
Ini merupakan kombinasi dari hak pendistribusian, menjamin (jika software cukup berguna) beberapa user yang mana membantu dalam menciptakan pasar untuk berlangganan software. Hal ini juga membantu dalam improvisasi secara fungsi. Selain itu akan menyebabkan sejumlah user untuk mencoba produk dan mungkin menggunakannya secara reguler.

D. Contoh Software Open Source
Jika kita browsing di Internet dengan kata kunci open source maka akan ditampilkan daftar beberapa situs yang memuat sorftware bersifat open source. Masing-masing situs berbeda dalam menyajikan software yang dapat didownload secara gratis tersebut.
Software tersebut juga dikelompokkan berdasarkan kategori, sebagai bahan pembanding berikut ini diambil dari salah satu situs yang memuat software berdasarkan kategori :
• Database : Tuxx Racer, KeePass Password Save
• Desktop : GNU/Win32, KeePass Password Save
• Development : Dev-C++, ZK – Ajax but no Javascript
• Enterprise : Compiere ERP + CRM Business Solution, JasperReports – Java Reporting
• Games : ZSNES, KoLmafia
• Multimedia : Weka-Machine Learning Software in Java, ZK – Ajax but no JavaScript
• Networking : FileZilla
• Security : Eraser, KeePass Password Safe
• Hardware : Tcl, Open HPI
• SysAdmin : TightVNC, phpMyAdmin
• VoIP : trixbox, freePBX
• CMS : Atutor, os-Commerce, Joomla, Mambo, Moodle

Open Source itu sendiri tidak hanya perangkat lunak (software). Banyak sistem-sistem yang lain yang menggunakan dan termasuk dalam Open Source. Beberapa contoh Open Source:
• Open Source Hardware- source desain perangkat lunak tersebut terbuka untuk umum,
• Open Content- setiap orang bebas untuk menambah, mengedit, copy dan mengembangkan (Wikipedia),
• Open Source Movie-kolaborasi bersama dalam membuat film,
• Opensource courseware-Ilmu dan materi kuliah yang dikembangkan secara bersama yang dirintis oleh MIT.
• Open Innovation- Innovasi yang dikerjakan secara bersama-sama.
• Open Document- yang merupakan standar format dokumen dalam penyimpanan dan pertukaran format dokumen yang diedit termasuk dokumen teks, lembar kerja dan presentasi.
• Open Source music- dimana setiap orang bebas untuk memakai dan mengembangkan suatu music.
• proyek Genom – suatu proyek untuk mendatabasekan DNA dari semua kehidupan. Dikembangkan secara bersama-sama demi kemajuan perkembangan riset medis yang akan datang.

E. Kegunaan Open Source
Ada beberapa kegunaan open source yaitu :
1. memberikan alternative pilihan perangkat lunak (software) desktop yg murah
2. meningkatkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang teknologi informasi
3. memperkecil kesenjangan teknologi informasi
4. meningkatkan akses informasi masyarakat
5. meningkatkan kreatifitas dalam mengembangkan dan memanfaatkan informasi teknologi (kreativitas tidak dibatasi oleh software yg ada).
6. Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia bidang teknologi informasi (di perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat)

DAFTAR PUSTAKA

http://erikromadona.blog.upi.edu/2011/03/03/sejarah-perkembangan-linux-dan-open-source/ diakses tanggal 21 Juni 2011
http://id.wikipedia.org/wiki/Open_source#Konsep_dan_definisi diakses tanggal 22 Juni 2011
http://freezcha.wordpress.com/2011/03/18/keuntungan-dan-kerugian-penggunaan-open-source/ diakses tanggal 21 Juni 2011

BAB II
SEJARAH

A. Penemuan Windows Vista
Windows Vista adalah versi terbaru Microsoft Windows, sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada komputer laptop, maupun media center.
Sebelum diumumkan dengan nama Windows Vista pada 22 Juli 2005, sistem operasi ini lebih dikenal dengan codename Longhorn (berasal dari nama Longhorn Saloon, sebuah bar terkenal di Whistler, British Columbia, Kanada).
Microsoft meluncurkan Windows Vista pada 8 November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2007 untuk pengguna rumahan. Dengan demikian, peluncuran Windows Vista ini berjarak lebih dari lima tahun sejak peluncuran Windows XP pada 25 Oktober 2001.
Microsoft pertama kalinya mengumumkan “Longhorn” pada bulan Juli 2001, bahkan sebelum peluncuran Windows XP pada bulan Oktober tahun yang sama. Pada awalnya, Longhorn diharapkan untuk mulai dijual pada kisaran tahun 2003 sebagai batu loncatan di antara Windows XP dan “Blackcomb” (sekarang dikenal sebagai “Windows 7″). Secara bertahap, “Longhorn” nyatanya dibangun dengan banyak fitur-fitur dan teknologi baru dari “Blackcomb”, sehingga tanggal peluncurannya pun berkali-kali diundur. Microsoft kemudian mengumumkan pada 27 Agustus 2004 bahwa Perusahaan itu melakukan perubahan yang signifikan. Pembangunan “Longhorn” diulang kembali dan didasarkan pada basis program Windows Server 2003. Beberapa fitur yang sebelumnya diumumkan, seperti WinFS, pun dibatalkan.
Setelah “Longhorn” dinamai menjadi Windows Vista, sebuah uji-beta program dimulai, melibatkan ratusan ribu sukarelawan dan perusahaan. Pada September 2005, Microsoft mulai meluncurkan Community Technology Previews (CTP) secara reguler bagi para penguji-beta. Rilis yang pertama adalah build 5219, didistribusikan bagi undangan yang hadir pada Microsoft Professional Developers Conference (PDC) 2005, dan juga dirilis bagi para penguji Microsoft Beta dan para pelanggan MSDN.
Dalam CTP-CTP berikutnya, Microsoft telah memperkenalkan banyak rencana-rencana fitur untuk produk finalnya, seperti sejumlah perubahan untuk antarmuka pengguna, yang didasarkan dari usulan balik dari para penguji-beta. Windows Vista dianggap telah memiliki fitur yang lengkap dengan peluncuran build 5308 CRT, yang dirilis pada 22 Februari 2006. Pekerjaan yang menunggu para programer Microsoft hingga tanggal akan dirilisnya versi final nanti cenderung difokuskan pada stabilitas, kinerja, kompatibilitas aplikasi dan driver, serta dokumentasi.
James Allchin dalam sebuah wawancara menyatakan bahwa tidak akan ada versi “Release Candidate” (RC) seperti yang dilakukan pada versi-versi Windows yang sebelumnya. Microsoft sebaliknya hanya akan mengirimkan CTP hingga produk tersebut siap dipasarkan. Hanya saja dalam peluncuran Windows Vista Beta 2 bagi para penguji pada 23 Mei 2006, dan untuk umum pada 7 Juni 2006 melalui Microsoft’s Customer Preview Program (bisa diunduh langsung ataupun dengan memesan DVD), Microsoft memberikan petunjuk bahwa akan ada release candidate untuk Windows Vista dengan menjanjikan sebuah Release Candidate 1 DVD kit untuk yang memesan DVD Beta 2.
Dalam roadmap Microsoft tampaknya rencana untuk tanggal rilis ke pabrikan adalah pada atau sebelum 25 Oktober 2006.
B. Perbandingan Windows Vista dengan Windows XP
Windows XP dan Windows Vista sangat berbeda dalam hal arsitektur keamanan mereka, teknologi jaringan, manajemen dan administrasi, shell & antarmuka pengguna, dan mobile computing. Windows XP memiliki menderita kritik untuk masalah keamanan dan masalah dengan kinerja. Vista telah menerima kritik untuk masalah dengan kinerja dan aktivasi produk. Sebuah kritikan lain yang umum dari Vista kekhawatiran integrasi bentuk-bentuk baru manajemen hak digital (DRM) ke dalam sistem operasi, dan User Account Control (UAC) teknologi keamanan.
Kelebihan Windows Vista bila dibandingkan dengan Windows XP
a. Lebih keren, menarik dan memukau dalam penampilan serta grafis lebih keren
b. Pengalaman baru menjelajah PC dengan model 3D yang canggih 3. Lebih aman, mudah dalam akses
c. Video dapat menjadi wallpaper
d. Lebih cepat dalam menjalankan program ( bila menggunakan memori besar karena system di vista dimutakhirkan dengan algoritma efisien dalam menjalankan aplikasi)
e. Mendukung partisi harddisk secara virtualisasi
f. Banyak feature baru yang tidak ada di XP
g. Perbaikan dan penambahan feature yang lebih canggih seperti Clear, Confident and Connected
h. Built-in Support Option yang memberika keleluasaan lebih kepada user
i. Mode pencarian file yang lebih mudah / live search
j. Security lebih baik

C. Kelebihan dan Kekurangan Windows Vista
1. Kelebihan Windows Vista
Secara umum kelebihan Windows Vista adalah tampilannya yang bagus, menarik dan memukau.
 Security
a. Windows Vista secara otomatis dapat mengaktifkan Firewall terintegrasinya sehingga ketika layanan jaringan berfungsi, sistem tidak dapat diakses dari luar;
b. Proteksi security Windows Vista ketika Melakukan browsing diinternet lebih aman, karena Windows Vista menggunakan Konsep SDL (Secure Development Lifecyle) yang menginformasi Virus Aktif baik itu yang sering menyusup seperti virus dan worm tidak melalui Security Centre melainkan lewat Windows Monitor dengan jalur interface yang lebih aman, sehingga penyebabnya pun terdeteksi;
c. Resiko kehilangan data lebih kecil karena chace mode yang lebih baik untuk removable strorage ( seperti pada flash disk ) membuat data tersimpan aman;
d. Dapat mengenkripsi partisi dan drive lain serta dapat dikunci dengan Multi Factor Authen Tification dengan menggunakan TPM Module ( PIN ) dan UFD;
e. Pada saat instalasi, pengguna harus menyimpan Password Hint. Tanpa ini windows tidak berjalan;
f. Dalam Remote Administration Windows Vista dilengkapi Digital Signature sehingga saat melakukan Akses Remote sangat aman.
 Stabilitas
a. Windows Vista dapat menampilkan preview setiap type file;
b. Windows Vista lebih cepat dalam pencarian data walau dalam struktur susunan yang kompleks dengan Aplikasi pencarian Cepat. (aplikasi yang dikembangkan oleh apple thn 2005 yang disebut spotlight);
c. Vista dapat membaca media dengan menggunakan sistem file exFAT;
d. Vista dapat membaca SD Card dengan tekhnologi SD ADMA ( Advanced DMA );
e. Sharing data di area jaringan dapat dilakukan dengan cepat;
f. Vista dapat meakukan transfer data dari hardisk sampai 25MB/Second;
g. Vista sangat cepat dalam proses menampilkan File Visual;
h. Vista sangat cepat dalam proses extarct file dari ZIP ataupun WINRAR;
i. Vista dapat mendeteksi suatu type jaringan untuk dipilih kemudian diaktifkan;
j. Dapat melakukan emulator dari FAT 64 ke FAT 32;
k. Windows Vista tersedia SRT (Starup Repair Tool) sehingga dengan SRT dapat merestore file-file sistem tanpa harus instal ulang.
 Keistimewaan
a. Secara visual Windows Vista lebih unggul ketimbang OS lain dengan diperkaya tampilan 3D, Air Bruss, dll.
b. Tools yang ditampilkan kaya dengan icon.
c. Windows Vista lebih bergengsi dengan tampilan yang sesuai dengan life syle psikologis kehidupan jaman sekarang (Funky-Trendy- Gaul).
2. Kekurangan Windows Vista
a. Membutuhkan virtual memori yang besar, biasanya dapat digunakan pada Komputer dengan spec yang cukup tinggi bila spec Komputer minim akan terasa berat
b. Ada beberapa aplikasi yang belum support di Vista
c. Biasanya digunakan pada PC dengan spec yang cukup tinggi
d. Terdapat beberapa aplikasi bawaan yang ketika dijalankan sangat rakus resource dan memory sehingga pengolahan file terganggu;
e. Media Player sebagai tools audio mendapat jatah CPU Time yang terlalu kecil untuk men-decode MP3. Hasilnya suara tersendat-sendat;
f. Dengan tools yang sangat banyak dan kompleks untuk pemula Windows Vista terlalu rumit untuk digunakan;
g. Windows Vista tidak terlalu cepat mendeteksi keluar-masuk perangkat tambahan seperti flashdisk sehingga penyakit bluescreen selalu kambuh ketika secara spontan flashdisk dicabut dari hub usb;
h. Pada Windows Vista Plug and Play tidak selalu berfungsi terlebih belum secara sempurna dukungan driver-driver sehingga seperti VGA dan Soundcard tidak dikenali.

BAB III
WINDOWS VISTA

A. Pengertian Windows Vista
Windows Vista adalah sistem operasi yang dirilis dalam beberapa variasi yang dikembangkan oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi , termasuk rumah dan bisnis desktop , laptop , tablet PC , dan media center PC. Sebelum pengumuman pada 22 Juli 2005, Windows Vista dikenal dengan codename “Longhorn.” Pembangunan selesai pada tanggal 8 November 2006; selama tiga bulan setelah dirilis pada tahap untuk perangkat keras komputer dan produsen perangkat lunak, pelanggan bisnis, dan saluran ritel. Pada tanggal 30 Januari 2007, itu dirilis di seluruh dunia, dan dibuat tersedia untuk pembelian dan download dari website Microsoft. Rilis Windows Vista datang lebih dari lima tahun setelah pengenalan pendahulunya, Windows XP , yang terpanjang rentang waktu antara rilis berurutan dari Microsoft Windows desktop sistem operasi. Hal digantikan oleh Windows 7 yang dirilis untuk manufaktur pada 22 Juli 2009, dan untuk masyarakat umum pada 22 Oktober 2009.
Windows Vista berisi banyak perubahan dan fitur baru , termasuk update antarmuka pengguna grafis dan gaya visual dijuluki Aero , didesain ulang pencarian fungsi, alat-alat multimedia termasuk DVD Maker Windows , dan didesain ulang jaringan, audio, cetak, dan menampilkan sub-sistem. Vista bertujuan untuk meningkatkan tingkat komunikasi antara mesin pada jaringan rumah , menggunakan peer-to-peer teknologi untuk menyederhanakan berbagi file dan media antara komputer dan perangkat. Windows Vista termasuk versi 3.0 dari NET Framework. , memungkinkan pengembang perangkat lunak untuk menulis aplikasi tanpa tradisional API Windows .
Tujuan utama Microsoft menyatakan dengan Windows Vista untuk memperbaiki keadaan keamanan di sistem operasi Windows. [7] Salah satu yang umum kritik dari Windows XP dan pendahulunya itu umumnya dimanfaatkan mereka kerentanan keamanan dan kerentanan keseluruhan untuk malware , virus dan buffer overflows . Dalam terang ini, ketua Microsoft Bill Gates mengumumkan pada awal tahun 2002 perusahaan-lebar ” Trustworthy Computing inisiatif “yang bertujuan untuk menggabungkan keamanan ke dalam setiap aspek pengembangan perangkat lunak di perusahaan. Microsoft menyatakan bahwa hal itu diprioritaskan meningkatkan keamanan Windows XP dan Windows Server 2003 di atas finishing Windows Vista, sehingga menunda penyelesaiannya.
Sementara fitur-fitur baru dan perbaikan keamanan telah mengumpulkan review positif, Vista juga menjadi sasaran kritik banyak dan tekan negatif. Kritik Windows Vista telah ditargetkan persyaratan sistem yang tinggi, istilah yang lebih nya lisensi terbatas, masuknya sejumlah baru digital manajemen hak teknologi yang bertujuan membatasi penyalinan media digital yang dilindungi, kurangnya kompatibilitas dengan beberapa hardware pra-Vista dan perangkat lunak, dan jumlah otorisasi meminta User Account Control . Sebagai hasil dari masalah ini dan lainnya, Windows Vista telah melihat adopsi awal dan tingkat kepuasan yang lebih rendah dari Windows XP. Namun, dengan 330 juta pengguna Internet yang diperkirakan pada Januari 2009, telah diumumkan bahwa penggunaan Vista telah melampaui Microsoft pra-peluncuran dua tahun keluar harapan mencapai 200 juta pengguna. Pada peluncuran Windows 7 (Oktober 2009), Windows Vista (dengan sekitar 400 juta pengguna internet) adalah sistem operasi kedua yang paling banyak digunakan di Internet dengan pangsa pasar sekitar 18,6%, yang paling banyak digunakan karena Windows XP dengan pangsa pasar sekitar 63,3%. Pada Mei 2010 , pangsa pasar Windows Vista perkiraan berkisar dari 15,26% menjadi 26,04%.

B. Hardware
Berikut gambaran singkat mengenai spesifikasi hardware yang dibutuhkan untuk menggunakan Vista, yang dibagi menjadi tiga level:
1. Level minimum
Pada level ini fungsi – fungsi dasar vista dapat berjalan namun tidak semua fitur vista dapat anda nikmati seperti fitur Aero flip dan flip 3D tidak akan berjalan pada level ini.
Hardware yang dibutuhkan:
a. Prosesor 800 mhz ( pentium 3 atau athlon)
b. RAM 512 MB
c. Hard disk 40GB
d. Graphic card bebas
Untuk level ini kerja komputer akan terasa sangat lambat.
2. Level medium
Pada level ini anda dapat menikmati fitur windows vista secara penuh, fitur – fitur yang membutuhkan kerja keras hardware seperti Aero Glass, flip, flip 3D, dsb dapat dijalankan dengan lancar, namun kerja masih dirasakan tersendat dalam level ini, hal ini dapat dirasakan apabila anda telah menginstal banyak program dan driver, serta banyak servis yang dijalankan oleh windows, apalagi jika mengoprasikan program – program yang dapat menguras tenaga hardware seperti program – program3D animator, program – program dengan proses rendering.
Hardware yang dibutuhkan:
a. Prosesor yang mempunyai kecepatan 2 GHZ atau lebih ( pentium 4 2,6 GHZ, ATHLON xp 2800+, anthlon 64,dll)
b. RAM 1024 MB
c. Hard disk SATA 80 GB
d. Graphic card dengan pixel shadrer 2 dan dukungan direc x 9.0 ( 128 256MB) ( Radeon 9500, Nvidia geForce 5200, intel 945 GM, ATI Xpress)
3. Level High
Pada level ini tidak perlu khawatir, karena dalam level ini sudah dapat menikmati semua fitur yang terdapat dalam windaws vista secara aman dan nyaman.
a. Prosesor dengan kecepatan 3 GHZ atau lebih, prosesor dual core (intel core duo, intel core 2 duo E6400+, athlon 64 X2 4600+, AMD turion X2,dll)
b. RAM 2048 MB DDR II
c. Hard disk SATA 120GB
d. Graphic card dengan dukungan pixel shadrer 2 atau pixel shadrer 3 (>256MB)
Pastikan pada hard ware atau PC tertera logo “ vista capable PC” atau “ vista premium ready PC”. Karena kedua logo tersebut menandakan bahwa komputer tersebut sudah dapat windaws vista dengan funsi – fungsi dasarnya dan mampu menjalankan semua kelebihan windaws vista, termasuk semua fitur premiumnya.

C. Tampilan dan Browser
1. Aero dan Aero glass

Fitur Aero glass merupakan efek transparan pada jendela windows yang membuatnya terlihat seperti kaca. Tingkat transparansi dapat diatur sesui kebutuhan dan dapat menambahkan warna. Tapi hanya VGA dengan pixel shader 2 dan VGA yang mendukung minimal directX versi 9.0 yang dapat menampilkan fitur aero glass ini.
Pada windows vista tool tips disertakan dalam bentuk teks dan gambar yang real time sesuai sesi yang sedang bejalan dengan jendela yang bersangkutan. Dan banyak efek yang terdapat dalam windows vista contohnya minimize dan maximize jendela, efek pop up, dll.

2. Windows sidebar

Sebenarnya windows sidebar bukanlah sebuah inovasi baru, karena sebelumnya MacOS sudah terlebih dahulu membuat sebuah aplikasi yang sangat mirip dengan windows sidebar, yakni aplikasi yang diberi nama dashboard. Selain MacOS yahoo juga sudah membuat aplikasi serupa yang diberi nama yahoo! Widget engine.
Windows sedebar terdiri dari beberapa gadget yang menjalankan beberapa aplikasi yang berbeda. Dan gudget ini dapat diaktifkan dan di non aktifkan sesuai kebutuhan. Contohnya gadget note, clock, calenar, contacs, CPU meter, feed headlines, picture puzzle dan slide show. Windows ini memerlukan memori 20MB.

3. Flip dan flip 3D

Fitur ini merupakan fitur premium windows vista. Flip menampilkan sesi jendela-jendela yang sedang aktif dalam bentuk thumbnail dan apabila aero glass aktif maka fitur flip akan ditampilkan dalam bentuk transparan. Flip 3D merupakan pengembangan dari fitur flip, bedannya jendela yang aktif di tampilkan dalam bentuk 3D.
4. Windows explorer

Windows explorer pada windows vista lebih lengkap da menarik serta dapat mempermudah dan mempercepat pencarian file. Perpindahan daritampilan file kethumbnails hanya dengan menekan tombol ctrl + scroll mouse ( up atau down)
Maka tampilan icon pada windows explorer akan berubah.
Fungsi pencarian pada menu start pun berubah, tidak hanya mencari file tetapi juga dapat mencari program. Tinggal ketik beberapa huruf dari nama file atau program, datanya akan segera muncul. Di windows explorer kita juga dapat mengetahui metadata ( data dari sebuah data) contohnya foto, cukup dengan mengklik foto semua info tentang foto tersebut akan muncul.
5. Internet explorer 7

Dalam IE7 kini terdapat RSS feed, pop-up blocker, dll. Dan kini juga menerapkan sistem tabulasi dalam menampilkan halaman website. Dengan menekan tombol ctrl + T untuk menampilkan tab baru menyediakan fitur Quick tab, yang menampilkan semua halaman web yang telah dibuka balam thumbnail.

D. Security
1. Parental control
Fungsi utama fitur ini adalah untuk mengontrol penggunaan komputer bagi anak-anak, karena fitur ini dapat membatasi penggunaan komputer seperti kapan saja komputer digunakan, program apa saja yang telah dibuka, websate apa yang boleh dibuka dan diblokir, dll. Dan dapat melihat aktifitas yang telah dilakukan komputer dengan mengunakan featur view aktifity report.
2. Bit looker drive encription.
Sebuah fitur untuk mengenkripsi drive, sehingga drive tidak dapat di akses oleh sembarang orang. Untuk menggunakan fitur ini komputer harus memiliki minimal 2 partisi hard disk, satu digunakan untuk OS anda dan satu ;lagi untuk bit locker drive encription. Dan format sistem file harus menggunakan NTFS serta sistem BIOS yang kompatible dengan trusted platform module (TPM) dan bootable flash disk. Fitur ini mengkripsi file system sehingga system tidak dapat diakses.
3. Windows firewall
Berfungsi untuk benteng pertahanan terhadap serangan hacker dan malware seperti virus, worm, dan trojan.
4. Windows defender
Berfungsi sebagai pelindung dari ancaman spyware, walau kerja spyware hanya memata – matai tetapi dapat menurunkan kinerja komputer.

5. User Account Control
Fitur ini berfungsi untuk mengingatkan pengguna setiap kalimmelakukan suatu hal pada komputer. Sebuah proses tidak akan berjalan apa bila tidak dengan izin sipengguna. Layar UAC akan muncul untuk menanyakan apakah proses ini disetujui. Tetapi karena terlalu sering muncul banyak orang yang merasa terganggu. Untuk meng non aktifkannya dapat melalui cntrol panel – user account and family safety – user account – turn user account control on or off.

E. Multimedia
1. Windows media player 11
Dari segi fitur, WMP 11 menghadirkan fungsi RIP, burning, sync, dsb. Selain ituWMP juga dapat memutar DVD yang didukung sub – title. Dan dapat bekerja pada taskbar. Untuk dapat meliahat media yang diputar ketika bekerja atau mengetik.
2. Windows photo gallery
Tidak hanya untuk gambar tetapi juga dapat mngorganisir file vidio, dengan memberikan tag ratting pada file gambar atau vidio. Dan tag tersebut akan mengelompokan gambar / vidio sesuai jenis.
Selain itu kita dapat mem – burn kedalam format CD atau DVD gambar yang kita buat menjadi movie. Dilengkapi juga untuk editing foto, walaupun tool – toolnya masih sederhana tetapi dapat digunakan untuk memperbaiki foto yang buran atau menghilangkan efek red eyes.

3. Windows DVD maker
Dapat digunakan untuk membuat movie dengan format DVD, lengkap dngan menu, chapter dan subtitle. Syaratnya komputer harus memiliki file yand didukung oleh DVD makerdan DVD burn.
4. Windows movie maker
Fitur ini sudah didukung format HD ( high definition) sehingga dapat mnedit file movie dengan fortmat tersebut. Dalam fitur ini file movie dapat dipotong – potong kedalam chapter – chapter, meng – capture movie dengan handycam atau digicam, mengimport gambar dan movie, memberikan efek transisi dll.
Agar dapat menghasilkan movie yang berkualitas terdapar 3 jenis HD yang dapat dipilih yaitu HD 720p, HD for xbox 300 dan HD 1080p.
5. Windows media center.
Merupakan fitur kumpulan, jadi pengguna dapat menggunakan berbagai fitur multimedia di windows media center ini. Contohnya mendengarkan radio, melihat TV, dan dapat integrasikan dengan remote control dan technologi touch screen.. tetapi fitur ini memakan resource yang amat besar sehingga dapat membebani kinerja komputer..

F. Performance
1. Windows superfetch
Adalah usaha microsoft agar sistem oprasinya lebih responsif dengan memuat program – program yang sering digunakan kedalam memory komputer terlebih dahulu.

2. Low priority
Pada saat menjalankan atau menggunakan tool disk defragmenter, defragment akan dijalankan secara background dan pengguna masih dapat melakukan aktifitas yang lain seperti mengetik walau defregment sedang berjalan, komputer tidak akan menjadi lambat tetapi tetap responsif.
3. Windows ready boost
Adalah sebuah fitur yang dapat mempercepat kinerja sistem menggunakan flash disk fitur ini akan menggunakan flash disk sebagai cache memori karena membaca dari flash disk, 80 – 100 kali lebih cepat dari pada membaca dari hard disk sehingga secara otomatis dapat meningkatkan performance komputer. Syaratnya flasdisk harus berlebel ReadyBoost.
Caranya sangan mudah, dengan memasukan USB stick ke komputer maka vista akan menawari apakan flash disk ana akan digunakan untuk ready boost atau tidak.
4. Windows readydrive
Dengan hard disk hybrid dan dukungan dari sistem oprasi vista, peformance atau kecepatan vista dalam melakukan booting akan meningkat sehingga tidak menunggu lama sampai koputer siap.

G. Macam – Macam Vista
Microsoft mengeluarkan enam jenis dari windows vista, yaitu:
a. windows vista starter
b. windows vista home basic
c. windows vista home premium
d. windows vista bussines
e. windows vista enterprise
f. windows vista ultimate
Perbedaan dari ke-enam jenis itu terletak dari fitur – fitur yang disertakan, windows vista ultimate merupakan versi vista yang memiliki fitur paling lengkap tetapi juga versi yang paling mahal, sedangkan fitur fancy aero glass disertakan mulai dari vista home premium, dengan kata lain tidak akan mendapatkan aero glass pada vista starter dan home basic, jika fitur bitlocker and drive encryption hanya terdapat pada vista enterprice dan ultimate.

KONSEP DASAR PENYAKIT
DIFTERI

A. PENGERTIAN
Difteria adalah suatu infeksi akut yang mudah menular dan yang diserang terutama saluran pernapasan bagian atas dengan tanda khas timbulnya pseudomembran (Ngastiyah, 2005).
Difteri adalah infeksi akut yang disebabkan oleh corynebacterium diphteriae (Rampengan, 1993).
Difteri adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh corynebacterium diphteriae dengan bentuk basil gram positif (WHO).
Difteri adalah suatu infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri penghasil racun (Detik Health).
Difteri adalah suatu infeksi yang akut yang disebabkan oleh bakteri penghasil toksik corynebacterium diphteriae (Medicas).

B. ETIOLOGI
Disebabkan oleh corynebacterium diphteriae, bakteri gram positif yang bersifat polimorf, tidak bergerak dan tidak membentuk spora. Pewarna sediaan langsung dengan biru metilen atau biru toluidin. Basil ini dapat ditemukan dengan sediaan langsung dari lesi.
Sifat basil polimorf, gram positif, tidak bergerak dan tidak membentuk spora, mati pada pemanasan 60ºC selama 10 menit, tahan sampai beberapa minggu dalam es, air susu, dan lendir yang telah menngering.
Terdapat 3 jenis basil yaitu bentuk gravis mitis dan intermedius atas dasar perbedaan bentuk koleni dalam biakan agar darah yang mengandung kalium terlarut.
Basil dapat membentuk :
o Pseudomembran yang sukar diangkat, mudah berdarah dan berwarna putih keabu-abuan yang terkena terdiri dari fibrin, leukosit, jaringan nekrotik dan basil.
o Eksotoksin yang sangat ganas dan dapat meracuni jaringan setelah bebrapa jam diabsorbsi dan memberikan gambaran perubahan jaringan yang khas terutama pada otot jantung, ginjal dan jaringan saraf. Satu perlima puluh ml toksin dapat membunuh marmut dan kurang lebih 1/50 dosis ini dipakai untuk uji Schick.

C. PATOFISIOLOGI
Corynebacterium diphteriae masuk kehidung atau mulut dimana basil akan menempel di mukosa saluran nafas bagian atas, kadang-kadang kulit, mata atau mukosa genital. Setelah 2-4 jam hari masa inkubasi kuman dengan corynephage menghasilkan toksik yang mula-mula diabsorbsi oleh membran sel, kemudian penetrasi dan interferensi dengan sintesa protein bersama-sama dengan sel kuman mengeluarkan suatu enzim penghancur terhadap Nicotinamide Adenine Dinucleotide (NAD). Sehingga sintesa protein terputus karena enzim dibutuhkan untuk memindahkan asam amino dan RNA dengan memperpanjang rantai polipeptida akibatnya terjadi nekrose sel yang menyatu dengan nekrosis jaringan dan membentuk eksudat yang mula-mula dapat diangkat, produksi toksin kian meningkat dan daerah infeksi makin meluas akhirnya terjadi eksudat fibrin, perlengketan dan membentuk membran yang berwarna dari abu-abu sampai hitam tergantung jumlah darah yang tercampur dari pembentukan membran tersebut apabila diangkat maka akan terjadi perdarahan dan akhirnya menimbulkan difteri. Hal tersebut dapat menimbulkan beberapa dampak antara lain sesak nafas sehingga menyebabkan pola nafas tidak efektif, anoreksia sehingga penderita tampak lemah sehingga terjadi intoleransi aktifitas.

D. MANIFESTASI KLINIS
Gejala umum yang timbul berupa:
o Demam tidak terlalu tinggi
o Lesu dan lemah
o Pucat
o Anoreksia
Gejala khas yang menyertai:
o Nyeri menelan
o Sesak nafas
o Serak
– Gejala local : nyeri menelan, bengkak pada leher karena pembengakakan pada kelenjar regional, sesak napas, serak sampai stridor jika penyakit sudah pada stadium lanjut.Gejala akibat eksitoksin tergantung bagian yang terkene, misalnya mengenai otot jantung terjadi miokarditis dan bila mengenai saraf terjadi kelumpuhan. Bila difteria mengenai hidung (hanya 2% dari jumlah pasien difteria) gejala yang timbul berupa pilek, sekret yang keluar bercampur darah yang berasal dari pseudomembran dalam hidung. Biasanya penyakit ini akan meluas ke bagian tenggorak pada tonsil, faring dan laring.

E. KLASIFIKASI
Menurut tingkat keparahannya, penyakit ini dibagi menjadi 3 tingkat yaitu :
– Infeksi ringan bila pseudomembran hanya terdapat pada mukosa hidung dengan gejala hanya nyeri menelan.
– Infeksi sedang bila pseudomembran telah menyerang sampai faring (dinding belakang rongga mulut) sampai menimbulkan pembengkakan pada laring.
– Infeksi berat bila terjadi sumbatan nafas yang berat disertai dengan gejala komplikasi seperti miokarditis (radang otot jantung), paralisis (kelemahan anggota gerak) dan nefritis (radang ginjal).
Menurut lokasi gejala yang dirasakan pasien :
• Difteri hidung bila penderita menderita pilek dengan ingus yang bercampur darah. Difteri hidung biasanya ringan dan kronis dengan salah satu rongga hidung tersumbat dan terjadi ekskorisasi (ledes). Infeksi subklinis (atau kolonisasi) merupakan kasus terbanyak. Toksin dapat menyebabkan myocarditis dengan heart block dan kegagalan jantung kongestif yang progresif, timbul satu minggu setelah gejala klinis difteri. Gejala lain yang muncul belakangan antara lain neuropati yang mirip dengan Guillain Barre Syndrome. Tingkat kematian kasus mencapai 5-10% untuk difteri noncutaneus, angka ini tidak banyak berubah selama 50 tahun. Bentuk lesi pada difteria kulit bermacam-macam dan tidak dapat dibedakan dari lesi penyakit kulit yang lain, bisa seperti atau merupakan bagian dari impetigo.
• Difteri faring dan tonsil dengan gejala radang akut tenggorokan, demam sampai dengan 38,5 derajat celsius, nadi yang cepat, tampak lemah, nafas berbau, timbul pembengkakan kelenjar leher. Pada difteri jenis ini juga akan tampak membran berwarna putih keabu abuan kotor di daerah rongga mulut sampai dengan dinding belakang mulut (faring).
• Difteri laring dengan gejala tidak bisa bersuara, sesak, nafas berbunyi, demam sangat tinggi sampai 40 derajat celsius, sangat lemah, kulit tampak kebiruan, pembengkakan kelenjar leher. Difteri jenis ini merupakan difteri paling berat karena bisa mengancam nyawa penderita akibat gagal nafas.
• Difteri kutaneus dan vaginal dengan gejala berupa luka mirip sariawan pada kulit dan vagina dengan pembentukan membran diatasnya. Namun tidak seperti sariawan yang sangat nyeri, pada difteri, luka yang terjadi cenderung tidak terasa apa apa.
F. PEMERIKSAAN PENUNJANG
a. Schick test
Tes kulit ini digunakan untuk menentukan status imunitas penderita. Tes ini tidak berguna untuk diagnosis dini karena baru dapat dibaca beberapa hari kemudian. Untuk pemeriksaan ini digunakan dosis 1/50 MED. Yang diberikan intrakutan dalam bentuk larutan yang telah diencerkan sebanyak 0,1 ml bila orang tersebut tidak mengandung antitoksin akan timbul vesikel pada bekas suntikan akan hilang setelah beberapa minggu. Pada orang yang mengandung titer antitoksin yang rendah uji schick dapat positif, pada bekas suntikan akan timbul warna merah kecoklatan dalam 24 jam. Uji schick dikatakan negatif bila tidak didapatkan reaksi apapun pada tempat suntikan dan ini terdapat pada orang dengan imunitas atau mengandung antitoksin yang tinggi. Positif palsu dapat terjadi akibat reaksi alergi terhadap protwin antitoksin yang akan menghilang dalam 72 jam.
Pemeriksaan laboratorium
Pada pemeriksaan darah terdapat penurunan kadar hemoglobin dan leukositosis polimorfonukleus, penurunan jumlah eritrosit, dan kadar albumin. Pada urin terdapat albumin ringan.
Pemeriksaan Diagnostik
• Pada pemeriksaan darah terdapat penurunan kadar hemoglobin dan leukositosis, penurunan jumlah eritrosit dan kadar albumin.
• Pada urine terdapat albuminuria ringan.

G. PENULARAN
Difteri merupakan penyakit menular yang sangat berbahaya pada anak anak. Penyakit ini mudah menular dan menyerang terutama daerah saluran pernafasan bagian atas. Penularan biasanya terjadi melalui percikan ludah dari orang yang membawa kuman ke orang lain yang sehat. Selain itu penyakit ini bisa juga ditularkan melalui benda atau makanan yang terkontaminasi.
Cara penularan adalah melalui kontak dengan penderita atau carrier; jarang sekali penularan melalui peralatan yang tercemar oleh discharge dari lesi penderita difteri. Susu yang tidak dipasteurisasi dapat berperan sebagai media penularan.

I. PENCEGAHAN
1. Isolasi penderita
Penderita harus diisolasi dan baru dapat dipulangkan setelah pemeriksaan kuman difteri dua kali berturut-turut negatif.
2. Pencegahan terhadap kontak
Terhadap anak yang kontak dengan difteri harus diisolasi selama 7 hari. Bila dalam pengamatan terdapat gejala-gejala maka penderita tersebut harus diobati. Bila tidak ada gejala klinis, maka diberi imunisasi terhadap difteri.
3. Imunisasi
Penurunan drastis morbiditas diftery sejak dilakukan pemberian imunisasi. Imunisasi DPT diberikan pada usia 2, 4 dan 6 bulan. Sedangkan boster dilakukan pada usia 1 tahun dan 4 sampai 6 tahun. Di indonesia imunisasi sesuai PPI dilakukan pada usaia 2, 3 dan 4 bulan dan boster dilakukan pada usia 1 – 2 tahun dan menjelang 5 tahun. Setelah vaksinasi I pada usia 2 bulan harus dilakukan vaksinasi ulang pada bulan berikutnya karena imunisasi yang didapat dengan satu kali vaksinasi tidak mempunyai kekebalan yang cukup proyektif. Dosis yang diberikan adalah 0,5 ml tiap kali pemberian.
Cara Pencegahan
1) Kegiatan penyuluhan sangatlah penting: beri penyuluhan kepada masyarakat terutama kepada para orang tua tentang bahaya dari difteria dan perlunya imunisasi aktif diberikan kepada bayi dan anak-anak.
2) Tindakan pemberantasan yang efektif adalah dengan melakukan imunisasi aktif secara luas (missal) dengan Diphtheria Toxoid (DT). Imunisasi dilakukan pada waktu bayi dengan vaksin yang mengandung diphtheria toxoid, tetanus toxoid, antigen “acellular pertussis: (DtaP, yang digunakan di Amerika Serikat) atau vaksin yang mengandung “whole cell pertusis” (DTP). Vaksin yang mengandung kombinasi diphtheria dan tetanus toxoid antigen “whole cell pertussis”, dan tipe b haemophillus influenzae (DTP-Hib) saat ini juga telah tersedia.
3) Jadwal imunisasi berikut ini adalah yang direkomendasikan di Amerika Serikat (Negara lain mungkin menggunakan jadwal lain dan tidak memberikan 4 dosis sebagai imunisasi dasar).
a) Untuk anak-anak berusia kurang dari 7 tahun.
Imunisasi dasar untuk vaksin DtaP atau DTP-Hib, 3 dosis pertama diberikan dengan interval 4-8 minggu. Dosis pertama diberikan saat bayi berusia 6-8 minggu; dosis ke-4 diberikan 6-12 bulan setelah dosis ke-3 diberikan. Jadwal ini tidak perlu diulang kembali walaupun terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan jadwal tersebut.
Dosis ke-5 diberikan pada saat usia 4-6 tahun (usia masuk sekolah); dosis ke-5 ini tidak perlu diberikan jika sudah mendapat dosis ke-4 pada usia 4 tahun. Bila komponen pertusis dari DTP merupakan kontraindikasi, sebagai pengganti dapat diberikan vaksin DT.
b) Untuk usia 7 tahun ke atas:
Mengingat efek samping pemberian imunisasi meningkat dengan bertambahnya usia maka dosis booster untuk anak usia di atas 7 tahun, vaksin yang dipakai adalah vaksin dengan konsentrasi / kadar diphtheria toxoid (dewasa) yang rendah. Sedangkan untuk mereka yang sebelumnya belum pernah diimunisasi maka diberikan imunisasi dasar berupa 3 dosis vaksin serap tetanus dan diphtheria toxoid (Td).
Dua dosis pertama diberikan dengan interval 4-6 minggu dan dosis ke-3 diberikan 6 bulan hingga 1 tahun setelah dosis ke-2. data yang terbatas dari Swedia menunjukkan bahwa jadwal pemberian imunisasi ini mungkin tidak memberikan tingkat perlindungan yang memadai pada kebanyakan remaja, oleh karena itu perlu diberikan dosis tambahan.
Untuk mempertahankan tingkat perlindungan maka perlu dilakukan pemberian dosis Td setiap 10 tahun kemudian.
4) Upaya khusus perlu dilakukan terhadap mereka yang terpajan dengan penderita seperti kepada para petugas kesehatan dengan cara memberikan imunisasi dasar lengkap dan setiap sepuluh tahun sekali diberikan dosis booster Td kepada mereka.
5) Bagi anak-anak dan orang dewasa yang mempunyai masalah dengan sistem kekebalan mereka (immunocompromised) atau mereka yang terinfeksi HIV diberikan imunisasi dengan vaksin diphtheria dengan jadwal yang sama bagi orang normal walaupun ada risiko pada orang-orang ini tidak memberikan respon kekebalan yang optimal.
Penanganan Penderita, Kontak dan Lingkungan Sekitar
1) Isolasi: Isolasi ketat dilakukan terhadap penderita difteria faringeal, isolasi untuk difteria kulit dilakukan terhadap kontak hingga 2 kultur dari sampel tenggorokan dan hidung (dan sampel dari lesi kulit pada difteria kulit hasilnya negatif tidak ditemukan baksil. Jarak 2 kultur ini harus dibuat tidak kurang dari 24 jam dan tidak kurang dari 24 jam setelah penghentian pemberian antibiotika. Jika kultur tidak mungkin dilakukan maka tindakan isolasi dapat diakhiri 14 hari setelah pemberian antibiotika yang tepat (lihat 9B7 di bawah).
2) Desinfeksi serentak: Dilakukan terhadap semua barang yang dipakai oleh/untuk penderita dan terhadap barang yang tercemar dengan discharge penderita. Dilakukan pencucihamaan menyeluruh.
3) Karantina: Karantina dilakukan terhadap dewasa yang pekerjaannya berhubungan dengan pengolahan makanan (khususnya susu) atau terhadap mereka yang dekat dengan anak-anak yang belum diimunisasi. Mareka harus diistirahatkan sementara dari pekerjaannya sampai mereka telah diobati dengan cara seperti yang diuraikan di bawah dan pemeriksaan bakteriologis menyatakan bahwa mereka bukan carrier.
4) Manajemen Kontak: Semua kontak dengan penderita harus dilakukan kultur dari sample hidung dan tenggorokan, diawasi selama 7 hari. Dosis tunggal Benzathine Penicillin (IM: lihat uraian dibawah untuk dosis pemberian) atau dengan Erythromycin selama 7-10 hari direkomendasikan untuk diberikan kepada semua orang yang tinggal serumah dengan penderita difteria tanpa melihat status imunisasi mereka. Kontak yang menangani makanan atau menangani anak-anak sekolah harus dibebaskan untuk sementara dari pekerjaan tersebut hingga hasil pemeriksaan bakteriologis menyatakan mereka bukan carrier. Kontak yang sebelumnya sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap perlu diberikan dosis booster apabila dosis imunisasi terakhir yang mereka terima sudah lebih dari lima tahun. Sedangkan bagi kontak yang sebelumnya belum pernah diimunisasi, berikan mereka imunisasi dasar dengan vaksinasi: Td, DT, DTP, DtaP atau DTP-Hib tergantung dari usia mereka.
5) Investigasi kontak dan sumber infeksi: Pencarian carrier dengan menggunakan kultur dari sampel yang diambil dari hidung dan tenggorokan tidak bermanfaat.Pencarian carrier dengan kultur hanya bermanfaat jika dilakukan terhadap kontak yang sangat dekat.

J. KOMPLIKASI
Komplikasi yang timbul:
1. Infeksi tumpangan oleh kuman lain
Infeksi ini dapat disebabkan oleh kuman streptokokus dan staphilokokus. Panas tinggi terutama didapatkan pada penderita difteri dengan infeksi tumpangan dengan kuman streptokokus.
2. Obstruksi jalan napas akibat membran atau oedem jalan nafas
Obstruksi ini dapat terjadi akibat membaran atau oedem jalan nafas. Obstruksi jalan nafas dengan sengaja akibatnya, bronkopneumoni dan atelektasis.
3. Sistemik
Miokarditis
Sering timbul akibat komplikasi difteri berat tetapi juga dapat terjadi pada bentuk ringan. Komplikasi terhadap jantung pada anak diperkirakan 10-20%. Faktor yang
mempengaruhi terhadap niokarditis adalah virulensi kuman. Virulensi makin tinggi komplikasi jantung. Miokarditis dapat terjadi cepat pada minggu pertama atau lambat pada minggu keenam.
 Neuritis
Terjadi 5-10% pada penderita difteri yang biasanya merupakan komplikasi dari difteri berat. Manifestasi klinik ditandai dengan:
Timbul setelah masa laten
Lesi biasanya bilateral dimana motorik kena lebih dominan dari pada sensorik
Biasanya sembuh sempurna.
Nefritis
4. Susunan saraf
Kira-kira 10% penderita difteri akan mengalami komplikasi yang mengenai sistem susunan saraf terutama sistem motorik. Paralysis ini dapat berupa:
 Paralysis palatum molle
Manifestasi saraf yang paling sering
 Timbul pada minggu ketiga dan khas dengan adanya suara dan regurgitasi hidung, tetapi ada yang mengatakan suara ini timbul pada minggu 1-2
 Kelainan ini biasanya hilang sama sekali dalam 1-2 minggu.
Ocular palsy
Biasanya timbul pada minggu kelima atau khas ditandai oleh paralysis dari otot akomodasi yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Otot yang kena ialah m. rectus externus.
Paralysis diafragma
 Dapat terjadi pada minus 5-7
Paralisis ini disebabkan neuritis n. phrenicus dan bila tidak segera diatasi penderita akan meninggal.
 Paralysis anggota gerak
• Dapat terjadi pada minggu 6-10
• Pada pemeriksaan didapati lesi bilateral, refleks tendon menghilang, cairan cerebrospinal menunjukan peningkatan protein yang mirip dengan sindrom guillian barre.

Prognosa:
Sebelum adanya antioksitoksin dan antibiotika, angka kematian mencapai 30-50%. Dengan adanya antibiotik dan antitoksin maka kematian menurun menjadi 5-10%. Prognosa tergantung pada:
1. Usia
Makin rendah makin jelek prognosa.
2. Waktu pengobatan antitoksin
Sangat dipengaruhi oleh cepatnya pemberian antitoksin. Nelson (1959) menyebutkan bahwa pemberian antitoksin pada hari pertama sakit mortalitasnya 0,3%; pada hari ketiga 4%; pada hari keempat 12%; dan hari kelima dan seterusnya mortalitasnya 25%.
Pada saluran pernafasan
Terjadi obstruktif jalan nafas dengan segala akibatnya,bronkopneumonia,atelektasis.
Kardiovaskuler
Miokarditis yang dapat terjadi akibat toksin yang dibentuk kuman diftera.
Kelainan pada ginjal (nefritis).
Kelainan saraf
Kira-kira 10% pasien difteri mengalami komplikasi yang mengenai susunan saraf terutama motorik.
a. Paralisis/ paresis palatum mole sehingga terjadi rinolalia (suara sengau ), tersedak/ sukar menelan. Dapat terjadi pada minggu I-II.
b. Paralisis/ paresis otot-otot mata dapat menyebabkan strabismus,gangguan akomodasi, dilatasi pupil, timbul pada minggu III.
c. Paralisis umum yang dapat terjdi setelah minggu IV. Kelainan dapat mengenai otot muka, leher, anggota gerak dan yang paling berbahaya bila mengenai otot pernapasan.

K. PENATALAKSANAAN
1. Penatalaksanaan medis
Pengobatan umum dengan perawatan yang baik, isolasi dan pengawasan EKG yang dilakukan pada permulan dirawat satu minggu kemudian dan minggu berikutnya sampai keadaan EKG 2 kali berturut-turut normal dan pengobatan spesifik.
Pengobatan spesifik untuk difter :
– ADS (Antidifteri serum), 20.000 U/hari selama 2 hari berturut-turut dengan sebelumnya harus dilakukan uji kulit dan mata.
– Antibiotik, diberikan penisillin prokain 5000U/kgBB/hari sampai 3 hari bebas demam. Pada pasien yang dilakukan trakeostomi ditambahkan kloramfenikol 75mg/kgBB/hari dibagi 4 dosis.
– Kortikosteroid, untuk mencegah timbulnya komplikasi miokarditis yang sangat membahayakan, dengan memberikan predison 2mg/kgBB/hari selama 3-4 minggu. Bila terjadi sumbatan jalan nafas yang berat dipertimbangkan untuk tindakan trakeostomi. Bila pada pasien difteri terjadi komplikasi paralisis atau paresis otot, dapat diberikan strikin ¼ mg dan vitamin B1 100 mg tiap hari selama 10 hari.
Pengobatan spesifik: Jika diduga kuat bahwa seseorang menderita difteria didasarkan kepada gejala klinis maka antitoksin harus diberikan setelah sampel untuk pemeriksaan bakteriologis diambil tanpa harus menunggu hasil pemeriksaan bakteriologis tersebut. (Saat ini yang tersedia adalah antitoksin yang berasal dari kuda).
Diphtheria Antitoxin (DAT) tersedia di CD-Atlanta sebagai “investigational product”. Program imunisasi (Amerika Serikat) melayani permintaan DAT pada waktu jam kerja (pukul 08.00 am – 04.30 pm. EST; Senin – Jum’at dengan menghubungi nomor telepon 404-639-8255). Diluar jam kerja dan pada waktu hari libur menghubungi petugas jaga CDC pada nomor 404-639-2888. DAT disimpan di stasiun karantina yang tersebar di seluruh negara bagian di Amerika Serikat. Sebelum diberikan lakukan terlebih dahulu skin test untuk mengetahui adanya hypersensivitas terhadap serum kuda. Jika hasilnya negative, DAT diberikan IM dengan dosis tunggal 20.000 – 100.000 unit tergantung berat ringan serta luasnya penyakit. Untuk kasus berat pemberian IM dan IV dilakukan bersama-sama. Pemberian antibiotika tidak dapat menggantikan pemberian antitoksin.
Procain Penicillin G (IM) diberikan sebanyak 25.000 – 50.000 unit/kg BB untuk anak-anak dan 1,2 juta unit/kg BB untuk orang dewasa per hari. Dibagi dalam dua dosis. Penderita dapat juga diberikan erythromycin 40-50 mg/kg BB per hari maksimum 2 g per hari secara parenteral. Jika penderita sudah bisa menelan dengan baik maka erythromycin dapat diberikan per oral dibagi dalam 4 dosis per hari atau penicillin V per oral sebesar 125-250 mg empat kali sehari, selama 14 hari. Pernah ditemukan adanya strain yang resisten terhadap erythromycin namun sangat jarang. Antibiotik golongan macrolide generasi baru seperti azythromycin dan chlarithromycin juga efektif untuk strain yang sensitif terhadap erythromycin tetapi tidak sebaik erythromycin.
Terapi profilaktik bagi carrier: untuk tujuan profilaktik dosis tunggal penicillin G sebesar 600.000 unit untuk anak usia dibawah 6 tahun dan 1,2 juta unit untuk usia 6 tahun ke atas. Atau dapat juga diberikan erythromycin oral selama 7-10 hari dengan dosis 40 mg/kg BB per hari untuk anak-anak dan 1 gram per hari untuk orang dewasa.
2. Penatalaksanaan keperawatan
Pasien difteri harus dirawat di kamar isolasi yang tertutup. Petugas harus memakai gaun khusus (celemek) dan masker yang harus diganti tiap pergantian tugas atau sewaktu-waktu bila kotor (jangan dari pagi sampai malam hari). Sebaiknya penunggu pasien juga harus memakai celemek tersebut untuk mencegah penularan ke luar ruangan. Harus disediakan perlengkapan cuci tangan: desinfektan, sabun, lap, atau handuk yang selallu kering (bila ada tisu) air bersih jika ada kran juuga tempat untuk merendam alat makan yang diisi dengan desinfektan.
Risiko terjadi komplikasi obstruksi jalan napas, miokarditis, pneumonia.
Pasien difteri walaupun penyakitnya ringan perlu dirawat di rumah sakit karena potensial terjadi komplikasi yang membahayakan jiwanya yang disebabkan adanya pseudomembran dan eksotosin yang dikeluarkan oleh basil difteri tersebut.
– Sumbatan jalan napas.
Kelainan ini terjadi karena adanya edema pada laring dan trakea serta adanya pseudomembran. Gejala sumbatan adalah suara serak dan stridor inspiratoir. Bila makin berat terjadi sesak napas, sianosis, tampak retraksi otot, kedengaran stridor :
a. Berikan O2
b. Baringkan setengah duduk.
c. Hubungi dokter.
d. Pasang infus (bila belum dipasang).
e. Hubungi orang tua beritahu keadaan anak dan bahaya yang dapat terjadi.
– Miokarditis.
Eksotoksin yang dikeluarkan oleh basil difteri jika diserap oleh janutng akan menyebabkan terjadinya miokarditis yang biasanya kelainan ini timbul pada minggu kedua sampai ketiga. Untuk mencegah adanya miokarditis hanya dengan pemberian suntikan ADS sedini mungkin. Tetapi untuk mengetahui gejala miokarditis perlu observasi terus menerus dan pasien harus istirahat paling sedikit 3 minggu atau sampai hasil EKG 2 kali berturut-turut normal. Selama dirawat, pengamatan nadi, pernapasan dan suhu dicatat dalam perawatan khusus. Bila tidak ada alat EKG :
– Pemantauan nadi sangat penting dan harus dilakukan setiap jam dan dicatat secara teratur. Bila terdapat perubahan kecepatan nadi makin menurun (bradikardi) harus segera menghubungi dokter.

Perawatan lain selain tanda vital dan keadaan umum :
a. Pasien tidak boleh banyak bergerak, tetapi sikap berbaringnya harus sering diubah, misalnya setiap 3 jam untuk mencegah terjadinya komplikasi brokopneumonia (pneumonia hipostatik).
b. Jaga kulit pada bagian tubuh yang tertekan agar tidak terjadi dekubitus (ingat pasien tirah baring selama 3 minggu, tidak boleh bangun).
– Komplikasi yang mengenai saraf.
Komplikasi yang mengenai saraf dapat terjadi pada minggu pertama dan kedua. Jika mengenai saraf palatum mole (saraf telan) dengan gejala bila pasien minum air/susu akan keluar melalui hidungnya. Jika terjadi demikian :
a. Cara memberikan minum harus hati-hati, pasien sambil didudukkan.
b. Bila pasien makan cair agar dibuat agak kental dan diberikan sedikit demi sedikit.
– Komplikasi pada ginjal.
Selama pasien difteri dalam perawatan keadaan urine selain harus diperhatikan warnanya juga banyaknya apakah normal atau tidak.
Gangguan masukan nutrisi.
Gangguan masukan nutrisi pada pasien difteri selain disebabkan karena sakit menelan juga karena anoreksia. Jika anak masih mau menelan bujuklah agar ia mau makan sedikit demi sedikit dan berikan makanan cair atau bubur encer dan berikan susu lebih banyak. Jika pasien tidak amau makan sama sekali atau hanya sedikit sekali, atau dalam keadaan sesak nafas perlu dipasang infus. Setelah 2-3 hari kemudian sesak nafas telah berkurang sebelum infus dihentikkan dicoba makan per oral dan apabila anak telah mau makan infus dihentikan. Berikan minum yang sering untuk memelihara kebersihan mulut dan membantu kelancaran eliminasi

Satu pasangan muda sangat bersuka cita demi mengetahui sang isteri hamil muda. Namun sebelum mendapat kepastian dari dokter, mereka sepakat untuk
merahasiakan kehamilan tsb.

Isteri: “Pa, nggak usah diomongin dulu ya…takut gagal, ‘kan nggak enak kalau sudah diomong?in”

Suami: “Oke deh ma, janji nggak bakalan diomongin sebelum ada konfirmasi dokter”

Lagi asik mereka ngobrol tiba-tiba
datang karyawan PLN
ke rumah mereka untuk menyerahkan
tagihan dan denda
atas tunggakan rekening listrik mereka
bulan yang lalu.

Petugas PLN : “Nyonya terlambat 1 bulan.”

Isteri : “Bapak tahu dari mana…???? Papa… Tolong nih bicara sama orang PLN ini…!”

Suami : “Eh, sembarangan… bagaimana anda bisa tahu masalah ini?”

Petugas PLN : “Semua tercatat di kantor kami,Pak.”

Suami (tambah sengit): “Oke, besok saja saya ke kantor Bapak untuk menyelesaikan masalah ini!”

== Esoknya Di Kantor PLN… ==

Suami : “Bagaimana PLN tahu rahasia keluarga saya?”

Karyawan PLN : “Ya tahu dong, lha wong ada catatannya pada kami!”

Suami : “Jadi saya mesti bagaimana agar berita ini dirahasiakan, Pak?”

Karyawan PLN : “Ya mesti bayar dong Pak!”

Suami (sialan gue diperes nih!) : “Kalau saya tidak mau bayar,bagaimana?”

Karyawan PLN : “Ya punya Bapak terpaksa kami putus…”

Suami : “Mati akuu…? Lha, kalo diputus…nanti isteri saya bagaimana…?”

Karyawan PLN : “Kan masih bisa pakai lilin!!!!”

Suami : “!@#!@$!$!@??????????!#!@#!@#!@#?????????????? ?”


  • ndezzndezz: Sama2, senang jika bsa bermanfaat :)
  • ekaayunda: eem ada gak perjalanan obat dalam bentuk sediaan tablet, kaplet sirup dll?
  • Mega: Pertamax gan.. Xixixi
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.